Percakapan Bahasa Arab Tentang Haji dan Umroh, dan Artinya

Sahabat Kamus Mufradat yang semoga selalu dalam lindungan Allah -ta'ala-. Di dua postingan terakhir, saya mencoba menyajikan dua kategori baru untuk Anda, yaitu contoh kalimat (Jumlah) dan cerita bahasa Arab (Qasas). Semoga kehadirannya bisa memberikan warna baru untuk blog ini.
Mengunjungi dua kota suci, Mekkah dan Madinah adalah impian setiap muslim. Kunjungan tersebut tidak hanya semata untuk berlibur atau bersenang-senang, melainkan memenuhi panggilan ilahi, yaitu haji atau umroh.

Sebelumnya: Dialog Bahasa Arab tentang Safar dan Artinya.

Di bawah ini ada 3 contoh percakapan bahasa Arab dengan tema haji dan umroh. Dengan mempelajarinya, ada 2 manfaat yang akan diperoleh. Pertama adalah menambah kosakata, dan sekaligus meningkatkan ketrampilan berbahasa Arab Anda. Keduanya adalah belajar manasik umroh atau haji.

Walaupun tulisan dialog di bawah ini berbahasa Arab. Anda tidak perlu risau, saya sudah menerjemahkannya dalam bahasa Indonesia, dan dibantu oleh istri dalam proses editing. Selamat belajar dan membaca.

  • Percakapan Pertama ( الحِوَارُ الأَوَّلُ )

مَتَى العُطْلَةُ يَا جَمِيْلُ ؟
سَلِيْمٌ
Jamil, kapan liburan?Salim
. العُطْلَةُ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ
جَمِيْلٌ
Liburan di bulan Ramadhan.Jamil
أَيْنَ تَقْضِي العُطْلَةَ ؟
سَلِيْمٌ
Dimana kamu akan berlibur?Salim
، أَقْضِي العُطْلَةَ فِي مَكَّةَ المُكَرَّمَةِ
. وَالمَدِيْنَةِ المُنَوَّرَةِ
جَمِيْلٌ
Aku akan berlibur di kota Mekkah 
dan Madinah.
Jamil
كَيْفَ تَقْضِي العُطْلَةَ فِي مَكَّةَ ؟
سَلِيْمٌ
Bagaimana liburanmu nanti di Mekkah?Salim
، أَعْتَمِرُ وَأَصُوْمُ
. وَأُصَلِّي فِي المَسْجِدِ الحَرَامِ
جَمِيْلٌ
Aku akan umroh dan puasa,
dan shalat di Masjidil Haram.
Jamil
وَمَاذَا تَفْعَلُ فِي المَدِيْنَةِ ؟
سَلِيْمٌ
Apa yang kamu kerjakan di Madinah?Salim
. أَزُوْرُ المَسْجِدَ النَبَوِيَّ
جَمِيْلٌ
Aku mengunjungi Masjid Nabawi.Jamil
وَأَيْنَ تَقْضِي أَيَّامَ العَيْدِ ؟
سَلِيْمٌ
Dimana kamu berhari raya?Salim
. أَقْضِيْهَا فِي مَكَّةَ أَوِ فِي المَدِيْنَةِ
جَمِيْلٌ
Aku berhari raya di Mekkah
atau Madinah.
Jamil
وَمَاذَا تَفْعَلُ فِي مَكَّةَ ؟
سَلِيْمٌ
Apa yang kamu kerjakan di Mekkah?Salim
، أَطُوْفُ حَوْلَ الكَعْبَةِ سَبْعَةَ أَشْوَاطٍ
. ثُمَّ أَصَلِّي رَكْعَتَيْنِ خَلْفَ مَقَامِ إِبْرَاهِيْمَ
جَمِيْلٌ
Aku tawaf mengelilingi ka'bah 7 kali,
lalu shalat 2 rakaat di belakang
Maqam Ibrahim.
Jamil
بِمَ تَشْعُرُ فِي مَكَّةَ وَالمَدِيْنَةِ ؟
سَلِيْمٌ
Apa yang kamu rasakan di Mekkah
dan Madinah.
Salim
 . أَشْعُرُ بِالسُّرُوْرِ
جَمِيْلٌ
Aku merasa senang.Jamil
Ket: Percakapan antara Salim dan Jamil tentang rencana liburannya yang akan dihabiskan di dua kota suci, Mekkah dan Madinah.
Baca juga:

  • Percakapan Kedua ( الحِوَارُ الثَّانِيُّ )

كَيْفَ اعْتَمَرْتَ يَا أَبِي ؟
الاِبْنُ
Ayahku, bagaimana engkau
menunaikan umroh?
Anak
. وَصَلْتُ إِلَى المْيَقَاتَ عِنْدَ الظُّهْرِ
الأَبُ
Aku sampai di Miqat saat Zhuhur.Ayah
وَمَاذَا فَعَلْتَ فِي المِيْقَاتِ ؟
الاِبْنُ
Apa yang ayah lakukan di Miqat?Anak
خَلَعْتُ ثَوْبِي، وَلَبِسْتُ مَلَابِسَ
. الإِحْرَامِ ، وَلَبَّيْتُ بِالعُمْرَةِ
الأَبُ
Aku melepaskan pakainku,
dan mengenakan pakaian ihram,
lalu aku bertalbiyah.
Ayah
وَمَتَى وَصَلْتَ إِلَى المَسْجِدِ الحَرَامِ ؟
الاِبْنُ
Kapan ayah sampai
di Masjidil Haram?
Anak
. وَصَلْتُ بَعْدَ العَصْرِ
الأَبُ
Aku sampai setelah shalat Ashar.Ayah
بِمَ شَعَرْتَ فِي المَسْجِدِ الحَرَامِ ؟
الاِبْنُ
Apa yang ayah rasakan
di Masjidil Haram?
Anak
. شَعَرْتُ بِالسُّرُوْرِ
الأَبُ
Aku merasa senang.Ayah
كَمْ شَوْطًا طُفْتَ حَوْلَ الكَعْبَةِ ؟
الاِبْنُ
Berapa putaran ayah
mengelilingi Ka'bah?
Anak
طُفْتُ سَبْعَةَ أَشْوَاطٍ ، ثُمَّ صَلَّيْتُ
. رَكْعَتَيْنِ خَلْفَ مَقَامِ إِبْرَاهِيْمَ
الأَبُ
Aku mengelilinginya 7 kali putaran,
kamudian shalat 2 rakaat
di belakang Maqam Ibrahim.
Ayah
وَمَاذَا فَعَلْتَ بَعْدَ ذَلِكَ ؟
الاِبْنُ
Apa yang ayah lakukan setelah itu?Anak
سَعَيْتُ بَيْنَ الصَّفَا وَالمَرْوَةَ سَبْعَةَ
. أَشْوَاطٍ ، ثُمَّ حَلَقْتُ رَأْسِي
الأَبُ
Melakukan sa'i antara bukit Shafa
dan Marwa sebanyak 7 kali,
kemudian aku mencukur rambutku.
Ayah
وَأَيْنَ خَلَعْتَ مَلَابِسَ الإِحْرَامِ ؟
الاِبْنُ
Dimana ayah melepaskan
pakaian ihram?
Anak
. خَلَعْتُهَا فِي الفُنْدُقِ
الأَبُ
Aku melepaskannya di hotel.Ayah
Ket: Percakapan antara seorang anak dengan ayahnya sepulang dari umroh.
Baca juga:

  • Percakapan Ketiga ( الحِوَارُ الثَّالِثُ )

مَتَى يَبْدَأُ الوُقُوْفُ بِعَرَفَةَ ؟
الرَّجُلُ
Kapan wukuf di Arafah mulai?Pria
يَبْدَأُ غَدًا فِي اليَوْمِ التَّاسِعِ
. بَعْدَ الزَّوَالِ
عَدْنَانُ
Akan dimulai esok di hari
kesembilan setelah matahari
tergelincir.
Adnan
وَمَتَى يَنْتَهِي ؟
الرَّجُلُ
Dan kapan berakhir?Pria
. يَنْتَهِي عِنْدَ الفَجْرِ
عَدْنَانُ
Berakhir ketika fajar.Adnan
هَلْ نُصَلِّي الظُّهْرَ وَالعَصْرَ
فِي عَرَفَاتٍ ؟
الرَّجُلُ
Apakah kita shalat Zhuhur dan
Ashar di padang Arafah?
Pria
. نَعَمْ ، جَمْعًا وَقَصْرًا وَقْتَ الظُهْرِ
عَدْنَانُ
Iya, jamak dan qashar di
waktu Zhuhur.
Adnan
وَمَتَى نَذْهَبُ إِلَى مُزْدَلِفَةَ ؟
الرَّجُلُ
Kapan kita pergi ke Muzdalifah?Pria
، نَذْهَبُ بَعْدَ غُرُوْبِ الشَّمْسِ
وَنُصَلِّي فِيْهَا المَغْرِبَ وَالعِشَاءَ
. جَمْعًا وَقَصْرًا
عَدْنَانُ
Kita pergi setelah matahari
terbenam, dan menjamak
dan menqashar shalat Maghrib
dan Isya disana.
Adnan
وَمَاذَا نَفْعَلُ بَعْدَ ذَلِكَ ؟
الرَّجُلُ
Lalu apa yang kita lakukan
setelahnya?
Pria
نَذْهَبُ إِلَى مِنَى قَبْلَ شُرُوْقِ الشَّمْسِ
ُوَنَرْمِي الجَمْرَةَ الكُبْرَى ، ثُمَّ نَذْبَح
. الهَدْيَ ، وَنَحْلِقُ رُؤُوْسَنَا
عَدْنَانُ
Kita pergi ke Mina sebelum
matahari terbit, melempar
Jumroh Kubro, menyembelih,
dan mencukur rambut kita.
Adnan
وَمَاذَا نَفْعَلُ بَعْدَ ذَلِكَ ؟
الرَّجُلُ
Lalu apa yang kita kerjakan
setelahnya?
Pria
نَذْهَبُ إِلَى المَسْجِدِ الحَرَامِ لِطَوَافِ
. الإِفَاضَةِ وَسَعْيِ الحَجِّ
عَدْنَانُ
Kita kembali ke Masjidil Haram
untuk melakukan tawaf Ifadhah
dan sa'i untuk haji.
Adnan
وَمَتَى نَطُوْفُ طَوَافَ الوَدَاعِ ؟
الرَّجُلُ
Dan kapan kita tawaf Wada'?Pria
بَعْدَ رَمْيِ الجَمَرَاتِ فِي اليَوْمِ
. الثَّانِي عَشَرَ ، أَوِ الثَّالِثَ عَشَرَ
عَدْنَانُ
Setelah melempar Jumrah di hari
kesebelas atau ketigabelas.
Adnan
Ket: Percakapan antara seorang pria dengan Adnan tentang rangkaian kegiatan manasik Haji.


Demikian 3 contoh dialog bahasa Arab tentang haji dan umroh ( الحَجُّ وَالعُمْرَةُ ), dan artinya. Semoga Allah memberikan saya dan Anda kesempatan berkunjung ke kota Mekah dalam rangka memenuhi panggilan-Nya, aamiin.


Dan semoga apa yang saya tulis ini bisa memberikan manfaat bagi Anda pecinta bahasa Arab dimana pun berada. Kurang lebihnya mohon maaf, terima kasih atas waktu dan kunjungannya, wa jazaakumullahu khairan.

6 Contoh Cerita Pendek Bahasa Arab dan Artinya

Sahabat Kamus Mufradat yang semoga selalu dalam lindungan Allah -ta'ala-. Kisah atau cerita dalam bahasa Arab disebut qishshah ( قِصَّةُ جـ قَصَصٌ ), adapun dongeng disebut hikayah ( حِكَايَةُ جـ حِكَايَاتٌ ).


Dahulu ketika masih belajar di pesantren, ada satu mata pelajaran yang dikhususkan untuk melatih kecakapan membaca ( مَهَارَةُ القِرَاءَةِ ), yaitu pelajaran Muthala'ah. Materinya berisi mulai dari cerita pendek hingga yang panjang, tentunya dengan tema yang berbeda-beda.
contoh cerita pendek bahasa arab dan artinya
Santri ingin dibiasakan untuk membaca tulisan bahasa Arab, mendapatkan tambahan mufradat, dan di sisi lain santri bisa mendapatkan hiburan dengan cerita-cerita tersebut. Tidak hanya hiburan saja, ada banyak hikmah yang bisa diambil dari kisah-kisah tersebut.

Di bawah ini, ada 6 cerita pendek dalam bahasa Arab yang saya ambil sebuah situs, Mawdoo3.com. Selamat membaca.

1# Cerita Pendek Terbaik

،شَكَا رَجُلٌ إِلَى طِبِيْبٍ وَجَعاً فِي بَطْنِهِ
فَقَالَ الطَّبِيْبُ: مَا الَّذِي أَكَلْتَ؟
،قَالَ: أَكَلْت رَغِيْفاً مُحْتَرِقًا
،فَدَعَا الطَّبِيْبُ بِكُحْلٍ لُيُكَحِّلَ المَرِيْض
فَقَالَ المَرِيْضُ: إِنَّمَا أَشْتَكِي وَجَعاً فِي بَطْنِي لَا فِي عَيْنِي
قَالَ الطَّبِيْبُ: قَدْ عَرَفْتُ، وَلَكِنْ أُكَحِّلُك
!لِتُبْصِرَالمُحْتَرِقَ، فَلَا تَأْكُلْهُ
Seorang pria mengeluhkan rasa nyeri di perutnya kepada dokter.

Dokter bertanya, "Apa yang telah kamu makan?"

Pasien menjawab, "Aku makan roti gosong." 

Lalu dokter minta diambilkan celak untuk mencelaki si pasien.

Sontak pasien berkata,"Aku mengeluhkan nyeri di perutku, bukan di mataku."

Dokter pun menimpali, "Iya, aku sudah tahu. Aku mencelakimu agar kamu bisa melihat sesuatu yang gosong, jangan dimakan!".
Mufradat:
  • Kata Benda
  1. [ رَجُلٌ جـ رِجَالٌ ] pria/lelaki.
  2. [ طَبِيْبٌ جـ أَطِبَّاءٌ ] dokter.
  3. [ وَجَعٌ جـ أَوْجَاعٌ ] rasa sakit/nyeri.
  4. [ بَطْنٌ جـ بُطُوْنٌ ] perut.
  5. [ رَغِيْفٌ جـ أَرْغِفَةٌ ] adonan roti.
  6. [ مُحْتَرِقٌ ] yang terbakar.
  7. [ كُحْلٌ جـ أَكْحَالٌ ] celak mata.
  8. [ مَرِيْضٌ جـ مَرْضَى ] orang sakit/pasien.
  9. [ عَيْنٌ جـ عُيُوْنٌ ] mata.
  • Kata Kerja
  1. [ شَكَا - يَشْكُو ] Mengeluh/Mengadu.
  2. [ قَالَ - يَقُوْلُ ] Berkata.
  3. [ أَكَلَ - يَأْكُلُ ] Makan.
  4. [ دَعَا - يَدْعُو ] Memanggil.
  5. [ كَحَّلَ - يُكَحِّلُ ] Mencelaki.
  6. [ اِشْتَكَى - يَشْتَكِي ] Mengeluhkan.
  7. [ عَرَفَ - يَعْرِفُ ] Mengetahui.
  8. [ أَبْصَرَ - يُبْصِرُ ] Melihat.

2# Juha dan Pengemis

ْكَانَ جُحَا فِي الطَّابَقِ العُلْوِيِّ مِنْ مَنْزِلِهِ، فَطَرَقَ بَابَهُ أَحَدُ الأَشْخَاصِ، فَأَطَلَّ مِن َالشُّبَّاكِ فَرَأَى رَجُلًا، فَقَالَ: مَاذَا تُرِيْدُ؟ قَالَ: اِنْزِلْ إِلَى أَسْفَلَ لِأُكَلِّمُكَ، فَنَزَلَ جُحَا، فَقَال الرَّجُلُ: أَنَا فَقِيْرُ الحَالِ، وَأُرِيْدُ حَسَنَةً يَا سَيِّدِي، فَاغْتَاظَ جُحَا مِنْهُ، وَلَكِنَّهُ كَتَمَ غَيْظَهُ، ِوَقَالَ لَهُ: اِتْبَعْنِي. صَعِدَ جُحَا إِلَى أَعْلَى البَيْتَ وَالرَّجُلُ يَتْبَعُهُ، فَلَمَّا وَصَلَا إِلَى الطَّابَق العُلْوِيِّ، اِلْتَفَتَ جُحَا إِلَى السَّائِلِ، وَقَالَ لَهُ: اللهُ يُعْطِيْكَ، فَأَجَابَهُ الفَقِيْرُ: وِلِمَاذَا لَمْ تَقُل لِي ذَلِكَ وَنَحْنُ فِي الأَسْفَلِ؟ فَقَالَ جُحَا: وَأَنْتَ لِمَاذَا أَنْزَلْتَنِي، وَلَمْ تَقُلْ لِي وَأَنَا فَوْق مَا طَلَبُكَ؟
Saat Juha sedang berada di lantai atas rumahnya, ada orang mengetuk pintu. Ia melihat seorang pria, dan berkata, "Apa yang kamu inginkan?"

Pria itu menjawab, "Turunlah ke bawah, supaya aku bisa berbicara langsung denganmu."

Setelah Juha turun, pria itu berkata, "Aku adalah orang fakir, dan berharap kebaikanmu."

Mendengar itu Juha marah, tapi ia menyembunyikannya, lalu berkata kepadanya, "Ikutilah aku!"

Juha pun naik dan pria tersebut mengikuti. Ketika sampai di lantai atas, Juha menoleh ke pengemis dan berkata, "Semoga Allah memberimu."

Si fakir menjawab, "Mengapa kamu tidak mengatakannya kepadaku ketika kita masih berada di bawah?"

Juha membalas, "Dan kamu, mengapa menyuruhku turun dan tidak mengatakan apa hajatmu ketika aku masih di atas?"

3# Gandhi dan Sepatu

يُحْكَى أَنَّ غَانْدِي كَانَ يَجْرِي بِسُرْعَةٍ لِيَلْحَقَ بِالقِطَارِ، وَقَدْ بَدَأَ القِطَارُ بِالسَّيْرِ، وَلَدَى صُعُوْدِهِ عَلَى مَتْنِ القِطَارِ سَقَطَتْ مِنْ قَدَمِهِ إِحْدَى فَرْدَتَي حِذَائِهِ، فَمَا كَانَ مِنْهُ إِلَّا أَن خَلَعَ الفَرْدَةَ الثَّانِيَةَ، وِبِسُرْعَةٍ رَمَاهَا بِجِوَارِالفَرْدَةِ الأَوْلَى عَلَى سِكَّةِ القِطَارِ، فَتَعَجَّب أَصْدِقَاؤُهُ وَسَأَلُوْهُ: مَا حَمَلَكَ عَلَى مَا فَعَلْتَ؟ وَلِمَاذَا رَمَيْتَ فَرْدَةَ الحِذَاءِ الأُخْرَى؟ فَقَالَ غَانْدِي الحَكِيْمُ: أَحْبَبْتُ لِلْفَقِيْرِ الَّذِي يَجِدُ الحِذَاءَ أَنْ يَجِدَ فَرْدَتَيْنِ، فَيَسْتَطِيْع الاِنْتِفَاعَ بِهِمِا، فَلَوْ وَجَدَ فَرْدَةً وَاحِدَةً فَلَنْ تُفِيْدَهُ، وَلَنْ أَسْتَفِيْدَ أَنَا مِنْهَا أَيْضاً
Alkisah, Gandhi berlari mengejar kereta yang sudah beranjak meninggalkan stasiun. 


Saat menaiki kereta, salah satu sepatunya terjatuh. Ia segera melepas sepatu yang sebelah dan melemparkannya ke dekat sepatu yang jatuh terlebih dahulu. 


Teman-temannya heran dan bertanya, "Apa motifasimu melakukan hal tersebut? Mengapa kamu melemparkan sepatu yang sebelah?"


Gandhi yang bijak menjawab, "Aku ingin seorang fakir yang menemukannya mendapatkan sepasang sepatu agar ia bisa menggunakannya. Bila ia hanya menamukan sebelah, itu tak bermanfaat baginya, begitu pula aku yang hanya memiliki satu sepatu saja."
Rekomendasi:

4# Si Pendengki dan Si Pelit

وَقَفَ حَسُوْدٌ وَبَخِيْلٌ بَيْنَ يَدَي أَحَدِ المُلُوْكِ، فَقَالَ لَهُمَا: تَمَنَّيَا مِنِّي مَا تُرِيْدَانِ، فَإِنِّي سَأُعْطِي الثَّانِي ضِعْفَ مَا يَطْلُبُهُ الأَوَّلُ. فَصَارَ أَحَدُهُمَا يَقُوْلُ لِلآخَرِ أَنْتَ أَوَّلاً، فَتَشَاجَرَا طَوِيْلاً، وَكَانَ كُلٌّ مِنْهُمَا يَخْشَى أَنْ يَتَمَنَّى أَوَّلاً، لِئَلَّا يُصِيْبُ الآخَرُ ضِعْفَ مَا يُصِيْبُهُ، فَقَالَ المَلِكُ: إِنْ لَمْ تَفْعَلَا مَا آمُرُكُمَا قَطَعْتُ رَأْسَيْكُمَا. فَقَالَ الحَسُوْدُ: يَا مَوْلَايَ اِقْلَعْ إِحْدَى عَيْنَيَّ
Si Pendengki dan Si Pelit berdiri di hadapan seorang raja.

Raja berkata, "Berangan-anganlah apa yang kalian inginkan, aku akan memberi orang kedua dua kali lipat dari yang diminta orang pertama."

Kedua-duanya saling berkata, "Kamu duluan... kamu duluan!"

Mereka pun bertikai lama. Masing-masing khawatir berangan-angan lebih dahulu, jangan sampai yang kedua mendapatkan dua kali lipat dari apa yang ia dapatkan.

Lalu raja berkata, "Jika kalian tidak melakukan apa yang kuperintahkan, aku akan memenggal kepala kalian berdua."

Akhirnya berkatalah Si Pendengki, "Wahai tuanku, congkellah salah satu mataku!"
Mufradat:
  • Kata Benda
  1. [ حَسُوْدٌ جـ حُسُدٌ ] Si Pendengki.
  2. [ بَخِيْلٌ جـ بُخَلَاءٌ ] Si pelit.
  3. [ بَيْنَ ] Diantara.
  4. [ يَدٌ جـ أَيْدٍ ] Tangan, yang dimaksud kedua tangan seseorang adalah di hadapannya.
  5. [ أَحَدٌ ] Seseorang.
  6. [ مَلِكٌ جـ مُلُوْكٌ ] Raja.
  7. [ الثَّانِي ] Orang kedua.
  8. [ ضِعْفٌ ] Kelipatan/Lipat ganda.
  9. [ الأَوَّلُ ] Orang pertama.
  10. [ آخَرٌ جـ آخَرُوْنَ ] Orang lain.
  11. [ أَوَّلًا ] Lebih awal/Lebih dahulu.
  12. [ طَوِيْلٌ ] Lama.
  13. [ كُلٌّ ] Jika ( كُلُّ ) bertemu dengan kata nakirah (tanpa alif lam ( ال )), maka diartikan setiap.
  14. [ رَأْسٌ جـ رُؤُوْسٌ ] Kepala.
  15. [ إِحْدَى] Satu/Salah satu, tapi untuk muannats.
  16. [ عَيْنٌ جـ أَعْيُنٌ ] Mata.
  • Kata Kerja
  1. [ وَقَفَ - يَقِفُ ] Berdiri.
  2. [ قَالَ - يَقُوْلُ ] Berkata.
  3. [ تَمَنَّى - يَتَمَنَّى ] Berharap/Berangan-angan.
  4. [ أَرَادَ - يُرِيْدُ ] Ingin.
  5. [ أَعْطَى - يُعْطِي ] Memberi.
  6. [ طَلَبَ - يَطْلُبُ ] Meminta.
  7. [ صَارَ - يَصِيْرُ ] Menjadi.
  8. [ تَشَاجَرَ - يَتَشَاجَرُ ] Bertikai/Berkelahi.
  9. [ خَشِيَ - يَخْشَى ] Takut/Khawatir.
  10. [ ُأَصَابَ - يُصِيْب ] Mendapatkan/Menimpa.
  11. [ فَعَلَ - يَفْعَلُ ] Mengerjakan.
  12. [ قَطَعَ - يَقْطَعُ ] Memotong.
  13. [ قَلَعَ - يَقْلَعُ ] Mencongkel.

5# Raja dan Sendal

يُحْكَى أَنَّ مَلِكًا كَانَ يَحْكُمُ دَوْلَةً وَاسِعَةً جِدًّا
Dikisahkan ada seorang raja yang menguasai sebuah negeri yang sangat luas...
وَأَرَادَ هَذَا المَلِكُ يَوْمًا مَا القِيَامَ بِرِحْلَةٍ بَرِّيَّةٍ طَوِيْلَةٍ
Suatu hari sang raja ingin melakukan perjalanan darat yang panjang...
وَخِلَالَ عَوْدَتِهِ وَجَدَ أَنَّ أَقْدَامَهُ تَوَرَّمَتْ بِسَبَبِ المَشْيِ فِي الطُّرُقِ الوَعِرَةِ
Dan selama perjalanan pulang ia mendapati kedua telapak kakinya bengkak, disebabkan jalanan yang terjal...
فَأَصْدَرَ مَرْسُوْمًا يَقْضِي بِتَغْطِيَةِ كُلَّ شَوِارِعِ مَدِيْنَتِهِ بِالجِلْدِ
Lalu ia mengeluarkan keputusan yang berisi perintah untuk memberikan alas setiap jalan-jalan yang ada di kota dengan kulit...
وَلَكِنَّ أَحَدَ مُسْتَشَارِيْهِ أَشَارَ عَلَيْهِ بِرَأْيٍ أَفْضَلَ
Akan tetapi salah satu penasehatnya memberikan pendapat lebih baik...
وَهُوَ عَمَلُ قِطْعَةِ جِلْدٍ صَغِيْرَةٍ تَحَتَ قَدَمَيِ المَلِكِ فَقَطْ
Yaitu meletakkan sepotong kulit di bawah kedua telapak kaki raja saja...
فَكَانَتْ هَذِهِ بِدَايَةَ نَعْلِ الأَحْذِيَةِ
Dan ini adalah awal mula penggunaan sendal dan sepatu...

6# Ahli Nahwu dan Pelaut

رَكِبَ نَحْوِيٌّ سَفِيْنَةً فَقَالَ لِلمَلَّاحِ : أَتَعْرِفُ النَّحْوَ ؟
Seorang ahli Nahwu menaiki sebuah kapal, ia berkata kepada seorang pelaut: “Apakah kamu mengerti Nahwu?”
. قَالَ : لَا
Ia menjawab, “Tidak.”
. قَالَ : ذَهَبَ نِصْفُ عُمْرِكَ
Ahli Nahwu menimpali, “Separuh hidupmu melayang.”
فَهَاجَتْ الرِّيْحُ وَاضْطَرَبَتْ السَّفِيْنَةُ فَقَالَ الـمَلَّاحُ : أَتَعْرِفُ السِّبَاحَةَ ؟
Tidak lama setelah itu badai bergejolak dan kapal bergoyang, lalu si Pelaut berkata kepada ahli Nahwu, “Apakah kamu bisa berenang?”
. قَالَ : لَا
Ia menjawab, “Tidak.”
. قَالَ : ذَهَبَ كُلُّ عُمْرِكَ
Si Pelaut menimpali, “Seluruh hidupmu telah melayang.”
Baca juga cerita-cerita lainnya di sini:
Demikian 6 cerita pendek dalam bahasa arab beserta artinya. Semoga apa yang saya tulis bisa memberikan manfaat kepada Anda, baik dari segi ilmu bahasa mapun hikmah dan hiburannya. Kurang lebihnya mohon maaf, dan terima kasih atas kunjungannya, wa jazaakumullahu khairan.

50 Contoh Kalimat Bahasa Arab Sehari-Hari dan Artinya [+ Bonus]

Sahabat Kamus Mufradat yang semoga selalu dalam lindungan Allah -ta'ala-. Kalimat dalam bahasa Arab disebut jumlah ( جُمْلَةٌ جـ جُمَلٌ ). Dan jumlah mufiidah ( الجُمْلَةُ المُفِيْدَةُ ) atau kalimat sempurna terbagi menjadi dua, jumlah fi'liyyah dan jumlah ismiyyah.

Jumlah fi'liyyah ( الجُمْلَةُ الفِعْلِيَّةُ ) adalah kalimat sempurna yang diawali dengan kata kerja atau fi'il. Dan jumlah ismiyyah ( الجُمْلَةُ الاِسْمِيَّةُ ) adalah kalimat sempurna yang diawali dengan kata benda atau isim.
contoh kalimat bahasa arab sehari-hari dan artinya
Jika Anda memperhatikan isi blog ini, belum ada postingan khusus yang menyajikan contoh-contoh kalimat bahasa Arab. Hanya ada beberapa contoh penggunaan kalimat dari mufradat (kosakata) yang bisa ditemukan pada sebagian postingan.

Dan artikel yang sedang Anda baca ini adalah sebuah proyek awal yang insyaallah akan berkelanjutan. Sudah muncul beberapa ide yang rencananya akan dijadikan materi artikel untuk mengisi blog Kamus Mufradat.

Sebelum beranjak kepada inti pembahasan, perlu saya singgung sedikit tentang struktur dan pola kalimat bahasa Arab. Di dalam bahasa Indonesia dikenal istilah SPOK (Subjek + Predikat + Objek + Keterangan), dan di dalam bahasa Arab ada sedikit perubahan, yaitu Predikat + Subjek + Objek + Keterangan.

Sebagai contoh:
[ قَرَأَ مُحَمَّدٌ كِتَابًا فِي المَكْتَبَةِ ]

Ket:
قَرَأَ ] adalah predikat yang artinya "membaca".
مُحَمَّدٌ ] adalah subjek, yaitu "Muhammad".
كِتَابًا ] adalah objek yang artinya "buku".
فِي المَكْتَبَةِ ] adalah keterangan tempat yang artinya "di perpustakaan".

Jika dirangkai, maka hasilnya adalah "membaca Muhammad buku di perpustakaan", dan ini adalah sebuah kesalahan saat proses translate. Terjemahan yang benar dan tepat adalah "Muhammad membaca buku di perpustakaan".

Namun kalimat bahasa Arab dengan struktur SPO atau SPOK pun masih dibenarkan secara kaidah, seperti contoh jumlah ismiyyah nomor 3, 4, 6, 7, 8, 9, 10, 16, 18, 19, dan 20. Langsung saja, selamat membaca daftar contoh kalimat bahasa Arab sehari-hari dan artinya di bawah ini.

20 contoh jumlah fi'liyyah:

  1. [ رَكِبَ إِبْرَاهِيْمُ الحِصَانَ ]
    Ibrahim menaiki kuda.
  2. [ يُدَاعِبُ إِسْمَاعِيْلُ القطَّ ]
    Ismail menggoda kucing.
  3. [ يَحْصُدُ الفَلَّاحَ القَمْحَ ]
    Petani memanen gandum.
  4. [ تَأْكُلُ الشَّاةُ فُوْلًا وَشَعِيْرًا ]
    Domba memakan kacang dan jelai.
  5. [ سَمِعْتُ النَّصِيْحَةَ مِنَ الأُسْتَاذِ ]
    Aku mendengarkan nasehat dari guru.
  6. [ يَسْطَعُ النُّوْرُ فِي الحُجْرَةِ ]
    Cahaya bersinar di kamar.
  7. [ تَجْرِي السَّفِيْنَةُ عَلَى المَاءِ ]
    Kapal berjalan di atas air.
  8. [ يُحِبُّ الوَلَدُ البُرْتُقَالَ ]
    Anak menyukai jeruk.
  9. [ يَحْتَرِقُ الحَطَبُ ]
    Kayu bakar terbakar.
  10. [ يَتَسَلَّقُ الغِلْمَانُ الجَبَلَ ]
    Anak-anak kecil mendaki gunung.
  11. [ اِفْتَرَسَ الذِّئْبُ كَبْشًا ]
    Srigala menerkam seekor kambing.
  12. [ يَسْبَحُ الأَوْلَادُ فِي البَحْرَ ]
    Anak-anak berenang di laut.
  13. [ يَفْتَحُ مُحَمَّدٌ البَابَ ]
    Muhammad membuka pintu.
  14. [ يَشْتَرِي التَّاجِرُ القُطْنَ ]
    Pedagang membeli kapas.
  15. [ يَزْرَعُ الفَلَّاحُ القَصَبَ ]
    Petani menanam bambu.
  16. [ يَقْرَأُ سَعِيْدٌ الكِتَابَ ]
    Said membaca buku.
  17. [ يَدْخُلُ الهَوَاءَ فِي الحُجْرَةِ ]
    Udara memasuki kamar.
  18. [ تُصْنَعُ الأَحْذِيَةُ مِنَ الجِلْدِ ]
    Sepatu-sepatu dibuat dari kulit.
  19. [ يَذْهَبُ الأَغْنِيَاءُ إِلَى أُوْرُبَّا ]
    Orang-orang kaya pergi ke Eropa.
  20. [ نَامَ الطِّفْلُ عَلَى السَّرِيْرِ ]
    Bayi tidur di atas ranjang.

20 contoh jumlah ismiyyah:

  1. [ الطَّائِرُ فَوْقَ الشَّجَرَةِ ]
    Burung ada di atas pohon.
  2. [ العُصْفُوْرُ فِي القَفَصِ ]
    Burung berada di kandang.
  3. [ الوَلَدُ يُحِبُّ الفَاكِهَةَ ]
    Anak kecil menyukai buah-buahan.
  4. [ الثَّوْرُ يَحْرُثُ الأَرْضَ ]
    Sapi membajak tanah.
  5. [ القَمَرُ فِي السَّمَاءِ ]
    Bulan ada di langit.
  6. [ فَرِيْدٌ يَجْرِي فِي الشَّارِعِ ]
    Farid berlari di jalan raya.
  7. [ عَلِيٌّ يَرْكَبُ الحِمَارِ ]
    Ali menaiki keledai.
  8. [ الكَلْبُ يَنَامُ فِي البُسْتَانِ ]
    Anjing tidur di kebun.
  9. [ الثَّعْلَبُ يَأْكُلُ الدَّجَاجَ ]
    Musang memakan ayam.
  10. [ البُسْتَانِيُّ يَجْمَعُ الأَزْهَارَ ]
    Tukang kebun mengumpulkan bunga-bunga.
  11. [ الحَدِيْدُ يَذُوْبُ فِي النَّارِ ]
    Besi meleleh di dalam api.
  12. [ المِدَادُ فِي الدَّوَاةِ ]
    Tinta di dalam dawat (tempat tinta).
  13. [ الثَّمْرُ يَتَسَاقَطُ عَلَى الأَرْضِ ]
    Buah-buahan berjatuhan di muka bumi.
  14. [ العُصْفُوْرُ يُغَرِّدُ عَلَى الشَّجَرَةِ ]
    Burung pipit berkicau di atas pohon.
  15. [ الفَأْرَةُ تَخَافُ مِنَ القِطِّ ]
    Tikus takut dengan kucing.
  16. [ الطَّبِيْبُ يُعَالِجُ المَرِيْضَ ]
    Dokter mengobati pasien.
  17. [ الوَلَدُ يَلْعَبُ بِالكُرَةِ ]
    Anak kecil bermain bola.
  18. [ الخَادِمُ يَفْتَحُ النَّافِذَةَ ]
    Pembantu membuka jendela.
  19. [ الثَّوْرُ يَجُرُّ العَجَلَةَ ]
    Sapi menarik gerobak.
  20. [ المَرِيْضُ يَرْجُو الشِّفَاءَ ]
    Pasien berharap kesembuhan.

Contoh kalimat tambahan:

  • Kalimat Bahasa Arab tentang Profesi

  1. [ أَنَا مُدِيْرُ الشَّرِكَةِ فِي إِنْدُونِيْسِيَا ]
    Aku manajer perusahaan di Indonesia.
  2. [ خَالِدٌ طَيَّارٌ فِي الخُطُوْطِ السُّعُوْدِيَّةِ ]
    Khalid seorang pilot di Saudi Airlines.
  3. [ فَاطِمَةُ مُدَرِّسَةٌ فِي المَرْحَلَةِ الاِبْتِدَائِيَّةِ ]
    Fatimah seorang guru di Sekolah Dasar.
  4. [ أَخِي مُنَهْدِسٌ ، وَأُخْتِي طَبِيْبَةٌ ]
    Saudarku seorang insinyur, dan saudariku seorang dokter.
  5. [ يَعْمَلُ خَلِيْلٌ فِي شَرِكَةِ المُقَاوَلَةِ ]
    Khalil bekerja di perusahaan kontraktor.
Baca juga:

  • Kalimat Bahasa Arab tentang Sekolah

  1. [ يَقْرَأُ الطَّالِبُ الكُتُبَ الإِسْلَامِيَّةَ فِي المَكْتَبَةِ ]
    Seorang siswa membaca buku-buku Islam di perpustakaan.
  2. [ يَدْرُسُ الطُّلَّابُ سِتَّةَ أَيَّامٍِ فِي الأُسْبُوْعِ ]
    Murid-murid belajar enam hari dalam sepekan.
  3. [ يَبْدَأُ اليَوْمُ الدِّرَاسِيُّ السَّاعَةَ السَّابِعَةَ صَبَاحًا ]
    KBM mulai pukul tujuh pagi.
  4. [ يَذْهَبُ المُعَلِّمُ إِلَى الفَصْلِ ]
    Guru pergi ke kelas.
  5. [ يَعْمَلُ الطَّالِبُ الوَاجِبَ المَنْزِلِيَّ ]
    Murid mengerjakan pekerjaan rumah (PR).
Dan sebagai bonus, saya berikan kepada Anda contoh kalimat ijab qobul pernikahan dalam bahasa arab dan terjemahannya.

Ucapan wali:
يَا فُلَانَ بْنِ فُلَانٍ ، أَنْكَحْتُكَ وَزَوَّجْتُكَ بِبِنْتِي فُلَانَةَ بِنْتِ فُلَانٍ بِمَهْرِ .......... حَالًا
Artinya:
Wahai Fulan bin Fulan, aku nikahkan dan kawinkan kamu dengan putriku Fulanah binti Fulan dengan mahar .................. secara tunai.

Jawaban mempelai (calon suami):
قَبِلْتُ نِكَاحَهَا وَتَزْوِيْجَهَا بِالمَهْرِ المَذْكُوْرِ حَالًا
Artinya:
Aku terima nikahnya dengan mahar yang tersebut secara tunai.

Demikian kumpulan contoh-contoh kalimat bahasa arab yang sering digunakan sehari-hari beserta artinya. Semoga apa yang telah disajikan bisa bermanfaat, dan menambah kemampuan berbahasa Arab Anda. Kurang lebihnya mohon maaf, dan terima kasih atas kunjungannya, wa jazaakumullahu khairan.

Percakapan Bahasa Arab Tentang Safar dan Artinya

Sahabat Kamus Mufradat yang semoga selalu dalam lindungan Allah -ta'ala-. Tulisan ini adalah lanjutan dari proyek penulisan contoh-contoh percakapan bahasa Arab dan penerjemahannya yang diambil dari buku ABY jilid 1 buku 2.
percakapan bahasa arab tentang safar dan artinya
Sebelumnya: Dialog Bahasa Arab tentang Kesehatan dan Artinya.

Langsung saja ayyuhal ikhwah (saudara-saudara), berikut ini 3 contoh percakapan bahasa Arab dengan tema safar (bepergian), dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Selamat belajar dan membaca.

  • Percakapan Pertama ( الحِوَارُ الأَوَّلُ )

. أَيَّ خِدْمَةٍ
المُوَظَّفُ
Ada yang bisa dibantu.Petugas
، لَدَيَّ حَجْزٌ إِلَى جُدَّةَ
. وَأُرِيْدُ تَأْكِيْدَ الحَجْزِ
المُسَافِرُ
Saya telah pesan (tiket)
ke Jeddah? Dan saya ingin
memastikannya.
Traveller
هَلِ الحَجْزُ عَلَى الخُطُوْطِ السُّعُوْدِيَّةِ ؟
المُوَظَّفُ
Apakah via maskapai Saudi?Petugas
. لَا ، هُوَ عَلَى الخُطُوْطِ الإِنْدُوْنِيْسِيَّةِ
المُسَافِرُ
Tidak, via maskapai Indonesia.Traveller
أَيْنَ التَّذَاكِرُ ؟
المُوَظَّفُ
Mana tiket-tiketnya?Petugas
، هَذِهِ هِيَ التَّذَاكِرُ : تَذْكِرَتِي
، وَتَذْكِرَةُ زَوْجَتِي ، وَتَذْكِرَةُ ابْنِي
. وَتَذْكِرَةُ بِنْتِي
المُسَافِرُ
Ini tiket-tiketnya: tiketku,
tiket istriku, tiket putraku,
dan tiket putriku.
Traveller
وَأَيْنَ جَوَازَاتُ السَّفَرِ ؟
المُوَظَّفُ
Dan mana paspor-paspornya?Petugas
. هَذِهِ هِيَ جَوَازَاتُ السَّفَرِ
المُسَافِرُ
Ini paspor-paspornya.Traveller
أَيْنَ تَأْشِيْرَةُ الخُرُوْجِ ؟
المُوَظَّفُ
Mana visa keluarnya?Petugas
، هَذِهِ تَأْشِيْرَةُ الخُرُوْجِ
. وَهَذِهِ تَأْشِيْرَةُ الدُّخُوْلِ
المُسَافِرُ
Ini visa keluar,
dan ini visa masuk.
Traveller
. الرِّحْلَةُ رَقْمُ 777
. تُغَادِرُ الطَّائِرَةُ السَّاعَةَ الثَّالِثَةَ فَجْرًا
. اُحْضُرْ إِلَى المَطَارِ قَبْلَ سَاعَتَيْنِ
المُوَظَّفُ
Penerbangan Anda No. 777.
Pesawat akan lepas landas pada
pukul tiga dini hari. Datanglah
ke bandara dua jam sebelumnya.

Petugas
. شُكْرًا
المُسَافِرُ
Terima kasih.Traveller
. رِحْلَةً سَعِيْدَةً
المُوَظَّفُ
Semoga perjalanan Anda
menyenangkan.
Petugas
Ket: Percakapan antara petugas bandara dengan seorang musafir .

  • Percakapan Kedua ( الحِوَارُ الثَّانِيُّ )

. السَّلَامُ عَلَيْكُمْ
المُسَافِرُ
Assalamu'alaikum.Traveller
. وَعَلَيْكُمُ السَّلَامُ . أَهْلًا وَسَهْلًا
. جَوَازَ السَّفَرِ مِنْ فَضْلِكَ
الضَّابِطُ
Wa'alaikumussalam. Selamat
datang. Permisi, tolong paspornya.
Petugas
. هَذَا هُوَ جَوَازُ السَّفَرِ
المُسَافِرُ
Ini pasporku.Traveller
هَلْ أَنْتَ مَالِيْزِيٌّ ؟
الضَّابِطُ
Apakah kamu orang Malaysia?Petugas
. لَا ، أَنَا كَشْمِيْرِيٌّ
المُسَافِرُ
Tidak, aku orang Kashmir.Traveller
هَلْ أَنْتَ قَادِمٌ لِلْعَمَلِ ؟
الضَّابِطُ
Apakah kamu datang untuk kerja?Petugas
. لَا ، أَنَا قَادِمٌ لِلزِّيَارَةِ وَالعُمْرَةِ
المُسَافِرُ
Tidak, aku datang
berkunjung dan umroh.
Traveller
كَمْ يَوْمًا سَتُقِيْمُ هُنَا ؟
الضَّابِطُ
Berapa hari kamu tinggal di sini?Petugas
. ثَلَاثَةَ أَسَابِيْعَ تَقْرِيْبًا
المُسَافِرُ
Sekitar tiga pekan.Traveller
أَيْنَ سَتُقِيْمُ ؟
الضَّابِطُ
Dimana kamu akan tinggal?Petugas
ٍسَأُقِيْمُ فِي فُنْدُقٍ قَرِيْب
. مِنَ المَسْجِدِ الحَرَامِ
المُسَافِرُ
Aku akan tinggal di hotel yang
dekat dengan Masjidil Haram.
Traveller
، ًإِقَامَةً طَيِّبَةً ، وَعُمْرَةً مَقْبُوْلَة
. إِنْ شَاءَ اللهُ
الضَّابِطُ
Semoga kunjunganmu berkesan, dan
umrohmu diterima -insyaallah-.
Petugas
. جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا
المُسَافِرُ
Semoga Allah membalasmu
dengan kebaikan.
Traveller
Ket: Percakapan antara petugas imigrasi di bandara dengan seorang musafir yang baru datang di Saudi Arabia.

  • Percakapan Ketiga ( الحِوَارُ الثَّالِثُ )

. أَهْلًا وَسَهْلًا
المُوَظَّفُ
Selamat datang.Petugas
. فَقَدْتُ حَقِيْبَتِي
المُسَافِرُ
Aku kehilangan koperku.Traveller
مِنْ أَيْنَ أَنْتَ قَادِمٌ ؟
المُوَظَّفُ
Dari mana kamu datang?Petugas
. َأَنَا قَادِمٌ مِنْ بَنْغَلَادِيْش
المُسَافِرُ
Aku datang dari Bangladesh.Traveller
أَيْنَ الجَوَازُ ؟ وَأَيْنَ التَّذْكِرَةُ ؟
المُوَظَّفُ
Mana paspor dan tiketmu?Petugas
، ُهَذَا هُوَ الجَوَاز
. وَهَذِهِ هِيَ التَّذْكِرَةُ
المُسَافِرُ
Ini paspor dan tiketku.Traveller
مَا لَوْنُ الحَقِيْبَةِ ؟
المُوَظَّفُ
Apa warna kopernya?Petugas
. لَوْنُهَا أَسْوَدُ
المُسَافِرُ
Warnanya hitam.Traveller
هَلْ هَذِهِ حَقِيْبَتُكَ ؟
المُوَظَّفُ
Apakah ini kopermu?Petugas
. نَعَمْ ، هَذِهِ حَقِيْبَتِي
المُسَافِرُ
Iya, ini koperku.Traveller
مَاذَا فِي الحَقِيْبَةِ ؟
المُوَظَّفُ
Apa isi kopernya?Petugas
. فِي الحَقِيْبَةِ مَلَابِسُ
المُسَافِرُ
Isi kopernya pakaian.Traveller
. اِفْتَحِ الحَقِيْبَةَ
المُوَظَّفُ
Bukalah kopernya.Petugas
. نَعَمْ ، هَذِهِ حَقِيْبَتِي
المُسَافِرُ
Iya, ini adalah koperku.Traveller
Ket: Percakapan antara petugas bandara dan seorang traveller yang kehilangan kopernya.

Demikian 3 contoh dialog bahasa Arab tentang bepergian ( السَّفَرُ ), dan artinya. Semoga apa yang saya tulis ini diterima di sisi Allah, dan bisa memberikan manfaat bagi Anda pecinta bahasa Arab di bumi pertiwi. Kurang lebihnya mohon maaf, terima kasih atas waktu dan kunjungannya, wa jazaakumullahu khairan.