31 Contoh Percakapan Bahasa Arab Sehari-Hari dan Artinya [Terlengkap]

Sahabat Kamus Mufradat yang semoga selalu dalam lindungan Allah -ta'ala-. Segala puji bagi Allah yang telah mengajarkan hamba-Nya apa yang sebelumnya belum ia ketahui melalui pena dan tulisan. Alhamdulillah awwalan wa aakhiran.

Di blog ini, alhamdulillah saya sudah pernah merampungkan proyek penerjemahan dialog bahasa Arab yang ada di buku ABY ( العَرَبِيَّةُ بَيْنَ يَدَيْكَ ) jilid pertama. Daftar isinya bisa Anda lihat di postingan percakapan bahasa arab tentang perkenalan.

Dan sudah pernah disinggung sebelumnya juga, bahwa sejak liburan Idul Fitri kemeran saya diberi bisikan untuk membuka ulang lembaran-lembaran buku panduan belajar bahasa Arab yang agak jadul, yaitu Al-'Arabiyyatu Lin Nasyiiin ( العَرَبِيَّةُ لِلنَّاشِئِيْنَ ).

Sejak mendapat bisikan tersebut hidup saya tidak tenang. Selalu muncul keinginan untuk melanjutkan pengerjaan proyek sebelumnya, yaitu menulis ulang materi percakapan yang ada di dalam buku tersebut dan menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia.
percakapan bahasa arab
Dan atas izin Allah pula, akhirnya saya berhasil menulis ulang semua hiwar yang ada di jilid pertama buku Al-'Arabiyyatu Lin Nasyiiin. Tapi jangan disangka tulisan ini adalah hasil perjuangan tersebut. Hehe...Tidak. Artikel yang sedang Anda baca ini hanyalah sebagian saja, atau paling tidak kebanyakannya. Karena belum semuanya saya tulis di sini.

Dan ada satu dua yang murni karangan saya. Biar ketahuan kalau ada yang ingin menjiplaknya. Kalau murni dari buku, kan semua orang bisa mengklaim itu hasil alih bahasanya dia. Hehe...

Sahabat Kamus Mufradat yang setia. Contoh-contoh percakapan di bawah ini saya bagi dan urutkan sesuai dengan analisa Mbah Google yang menurutnya banyak dicari oleh pengguna internet ketika melakukan pencarian di halamannya. Bukan urutan dan penjudulan buku.

Jadi, selamat membaca dan belajar materi percakapan bahasa Arab sehari-hari di bawah ini. Dan saya rasa ini adalah yang paling lengkap di dunia maya. Wallahu a'lam.

Percakapan Bahasa Arab tentang Perkenalan

. السَّلَامُ عَلَيْكُمْ
الـمُدَرِّسُ
Assalamu'alaikum.
Guru
. وَعَلَيْكُمُ السَّلَامُ ، يَا أُسْتَاذُ
الأَوْلَادُ
Wa'alaikumussalam Pak Guru.
Anak-Anak
. هَذَا أَبُوْ بَكْرٍ . هُوَ مَالِيْزِيٌّ
الـمُدَرِّسُ
Ini Abu Bakar. Dia orang Malaysia.
Guru
. يَا أَبَا بَكْرٍ . هَذَا بَاسِمٌ هُوَ أَنْدُوْنِيْسِيٌّ
الـمُدَرِّسُ
Abu Bakar. Ini Basim, dia orang Indonesia.
Guru
. أَهْلًا وَسَهْلًا
أَبُو بَكْرٍ
Salam kenal.
Abdullah
. أَهْلًا وَسَهْلًا أَبَا بَكْرٍ
بَاسِمٌ
Salam kenal juga Abu Bakar.
Basim
. السَّلَامُ عَلَيْكُمْ
خَدِيْجَةُ
Assalamu'alaikum.Khadijah
. وَعَلَيْكُمُ السَّلَامُ
سَالِمَةٌ
Wa'alaikumussalam.Salimah
. أَنَا خَدِيْـجَةُ
خَدِيْجَةُ
Aku Khadijah.Khadijah
. أَهْلًا خَدِيْـجَةُ ، وَأَنَا سَالِـمَةٌ
سَالِمَةٌ
Salam kenal Khadijah, dan aku Salimah.Salimah
. أَهْلًا وَسَهْلًا سَالِـمَةُ
خَدِيْجَةُ
Salam kenal juga Salimah.Khadijah
هَلْ أَرْسُمُ مَعَكِ ؟
سَالِمَةٌ
Bolehkan aku melukis bersamamu?Salimah
. تَعَالَيْ نَرْسُمُ
خَدِيْجَةُ
Mari kita melukis.Khadijah
. صَبَاحُ الـخَيْرِ يَا عُمَرُ
مُـحَمَّدٌ
Selamat pagi Umar.Muhammad
. صَبَاحُ الـنُّوْرِ يَا مُـحَمَّدُ
عُمَرُ
Selamat pagi Muhammad.Umar
هَلْ تَعْرِفُ هَذَا التِّلْمِيْذُ ؟
مُـحَمَّدٌ
Apakah kamu kenal murid ini?Muhammad
. نَعَمْ أَعْرِفُهُ . هَذَا أَحْـمَدُ
عُمَرُ
Iya, aku kenal. Ini adalah Ahmad.Umar
هَلْ هُوَ تِلْمِيْذٌ جَدِيْدٌ ؟
مُـحَمَّدٌ
Apakah dia murid baru?Muhammad
. نَعَمْ ، هُوَ تِلْمِيْذٌ جَدِيْدٌ
عُمَرُ
Iya, dia murid baru.Umar
مَتَى جَاءَ إِلَى الـمَدْرَسَةِ ؟
مُـحَمَّدٌ
Kapan dia datang ke sekolah?Muhammad
. جَاءَ إِلَى الـمَدْرَسَةِ قَبْلَ شَهْرٍ
عُمَرُ
Dia datang ke sekolah sebulan yang lalu.Umar
هَلْ يَلْعَبُ كُرَةَ القَدَمِ ؟
مُـحَمَّدٌ
Apakah dia bisa main sepak bola?Muhammad
. نَعَمْ ، هُوَ لَاعِبٌ مُـمْتَازٌ
عُمَرُ
Iya, dia pemain yang hebat.Umar

Percakapan Bahasa Arab tentang Hobi

مَا هِوَايَتُكَ يَا زُهَيْرُ ؟
سَلْمَى
Zuhair, apa hobimu?Salma
. هِوَايَتِي الصَّحَافَةُ وَجَـمْعُ الطَّوَابِعِ
وَأَنْتِ ؟
زُهَيْرٌ
Hobiku jurnalistik dan filateli. Dan kamu?Zuhair
. هِوَايَتِي الرَّسْمُ وَالتَّدْبِيْرُ الـمَنْزِلِيُّ
. أَنَا مُشْتَرِكَةٌ فِي جَـمَاعَةِ التَّدْبِيْرِ الـمَنْزِلِيِّ
سَلْمَى
Hobiku melukis dan tata boga.
Aku bergabung dengan grup tata boga.
Salma
. وَأَنَا مُشْتَرِكٌ فِي جَـمَاعَةِ الصَّحَافَةِ
زُهَيْرٌ
Aku (juga) bergabung dengan grup jurnalis.Zuhair
هَلْ سَـمِعْتَ عَنْ مَعْرَضِ الـمَدْرَسَةِ ؟
سَلْمَى
Apakah kamu dengar tentang pameran sekolah?Salma
. نَعَمْ ، وَعِمِلْنَا صَحِيْفَةً جَـمِيْلَةً
زُهَيْرٌ
Iya, kami telah membuat koran yang bagus.Zuhair
. وَنَـحْنُ عَمِلْنَا حَلْوَى لَذِيْذَةً
سَلْمَى
Dan kami telah membuat manisan yang enak.Salma
مَا هَذِهِ ؟
نُوْرٌ
Apa ini?
Nur
. هَذِهِ طَوَابِعُ سُوْرِيَّةٌ
يُوْسُفُ
Ini perangko-perangko Syiria.
Yusuf
وَمَا هَذِهِ ؟
نُوْرٌ
Dan apa ini?
Nur
. هَذِهِ طَوَابِعُ سُوْدَانِيَّةٌ
يُوْسُفُ
Ini perangko-perangko Sudan.
Yusuf
. أُرِيْدُ هَذَا الطَّابَعَ
نُوْرٌ
Aku ingin perangko ini.
Nur
! هَاتِ تُفَّاحَةً وَمَوْزَةً
يُوْسُفُ
Berikan aku apel dan pisang (dulu)!
Yusuf
. تَفَّاحَةٌ وَمَوْزَةٌ !! لَا . شُكْرًا . هَذَا كَثِيْرٌ
نُوْرٌ
Apel dan pisang!! Tidak, terima kasih.
Ini terlalu banyak.
Nur

Percakapan Bahasa Arab tentang Sekolah

هَلْ أَنْتَ مُدَرِّسٌ ؟
خَالِدٌ
Apakah kamu guru?Khalid
. لَا ، أَنَا طَالِبٌ
حَسَنٌ
Bukan, aku pelajar.Hasan
أَيْنَ تَدْرُسُ ؟
خَالِدٌ
Dimana kamu sekolah?Khalid
. أَدْرُسُ فِي الـمَدْرَسَةِ الثَّانَوِيَّةِ
حَسَنٌ
Aku belajar di SMA.Hasan
مَاذَا تَدْرُسُ ؟
خَالِدٌ
Apa yang kamu pelajari?Khalid
. أَدْرُسُ اللُّغَةَ العَرَبِيَّةَ
حَسَنٌ
Aku belajar bahasa Arab.Hasan
هَلْ تَتَحَدَّثُ العَرَبِيَّةَ جَيِّدًا ؟
خَالِدٌ
Apakah kamu berbicara bahasa Arab dengan baik?Khalid
. نَعَمْ ، أَتَـحَدَّثُ العَرَبِيَّةَ جَيِّدًا
حَسَنٌ
Iya, aku berbicara bahasa Arab dengan baik.Hasan
لِـمَاذَا تَدْرُسُ اللُّغَةَ العَرَبِيَّةَ ؟
خَالِدٌ
Mengapa kamu mempelajari bahasa Arab?Khalid
. أَدْرُسُ العَرَبِيَّةَ لِأَفْهَمَ القُرْآنَ
حَسَنٌ
Aku mempelajari bahasa Arab supaya faham Al-Quran.Hasan

Percakapan Bahasa Arab tentang Keluarga

. هَذِهِ صُوْرَةُ أُسْرَتِي . اُنْظُرْ
مُـحَمَّدٌ
Ini foto keluargaku. Lihatlah!Muhammad
هَذَا وَالِدُكَ ؟
عَبْدُ العَزِيْزِ
Ini ayahmu?Abdulaziz
. نَعَمْ
مُـحَمَّدٌ
Iya.Muhammad
مَاذَا يَعْمَلُ ؟
عَبْدُ العَزِيْزِ
kaaaaaaataAbdulaziz
. هُوَ تَاجِرٌ . وَهَذِهِ أُمِّي ، وَهَذِهِ أُخْتِي
مُـحَمَّدٌ
Ia pedagang. Ini ibuku. Dan ini saudariku.Muhammad
مَا اسْـمُهَا ؟
عَبْدُ العَزِيْزِ
Siapa namanya?Abdulaziz
. سُعَادٌ . عُمْرُهَا ثَلَاثُ سَنَوَاتٍ
مُـحَمَّدٌ
Su'ad. Umurnya tiga tahun.Muhammad
وَمَنْ هَذَا ؟
عَبْدُ العَزِيْزِ
Siapa ini?Abdulaziz
. هَذَا أَخِي الكَبِيْرُ . هُوَ مُهَنْدِسٌ
مُـحَمَّدٌ
Ini kakakku. Ia seorang insinyur.Muhammad
وَهَذَا ؟
عَبْدُ العَزِيْزِ
Dan ini?Abdulaziz
. هَذَا أَخِي الصَّغِيْرُ
. هُوَ تِلْمِيْذٌ فِي الـمَدْرَسَةِ الاِبْتِدَائِيَّةِ
مُـحَمَّدٌ
Ini adikku. Ia siswa tingkat SD.Muhammad
. مَسَاءُ الـخَيْرِ
عُمَرُ
Selamat sore.Umar
. مَسَاءُ النُّوْرِ
أَحْـمَدُ
Selamat sore.Ahmad
لِـمَنْ هَذِهِ الصُّوْرَةُ ؟
عُمَرُ
Foto milik siapa ini?Umar
. هَذِهِ الصُّوْرَةُ لِعَائِلَتِي
أَحْـمَدُ
Ini foto milik keluargaku.Ahmad
وَمَنْ هَذَا ؟
عُمَرُ
Siapa ini?Umar
. هَذَا وَالِدِي ، هُوَ يَغْسِلُ السَّيَّارَةَ
أَحْـمَدُ
Ini ayahku, ia mencuci mobil.Ahmad
وَمَنْ هَذِهِ ؟
عُمَرُ
Siapa ini?Umar
. هَذِهِ وَالِدَتِي ، هِيَ تُنَظِّفُ الـحَدِيْقَةَ
أَحْـمَدُ
Ini ibuku, ia membersihkan kebun.Ahmad
وَمَنِ الَّذِي يَتَنَاوَلُ القَهْوَةَ ؟
عُمَرُ
Siapa yang meminum kopi?Umar
. هَذَا جَدِّي
أَحْـمَدُ
Ini kakekku.Ahmad
وَمَنِ الَّتِي تُشَاهِدُ التِّلِفِزِيُّوْنَ ؟
عُمَرُ
Dan siapa yang menonton televisi?Umar
. هَذِهِ جَدَّتِى
أَحْـمَدُ
Ini nenekku.Ahmad

Percakapan Bahasa Arab tentang Liburan

هَلْ سَتَذْهَبُ فِي الرِّحْلَةِ يَوْمَ الـجُمُعَةِ ؟
خَالِدٌ
Apakah kamu akan pergi rekreasi hari Jumat?Khalid
نَعَمْ ، وَأَنْتَ ؟
فَاضِلٌ
Iya, dan kamu?Fadhil
. أَنَا ذِاهِبٌ أَيْضًا
خَالِدٌ
Aku akan pergi juga.Khalid
كَيْفَ سَتَذْهَبُ ؟
فَاضِلٌ
Dengan apa kamu pergi?Fadhil
سَنَذْهَبُ بِسَيَّارَةِ الـمَدْرَسَةِ . مَاذَا سَتُحْضِرُ مَعَكَ ؟
خَالِدٌ
Kita akan pergi dengan mobil sekolah.
Apa yang akan kamu bawa?
Khalid
. سَأُحْضِرُ الطَّعَامَ وَالفَاكِهَةَ وَالـحَلْوَى
فَاضِلٌ
Aku akan membawa makanan, buah-buahan, dan manisan.Fadhil
. وَأَنَا سَأُحْضِرُ الكُرَةَ وَالـمَضَارِبَ
خَالِدٌ
Dan aku akan membawa bola dan raket.Khalid
. سَنُشَاهِدُ الـحَيَوَانَاتِ ثُـمَّ نَلْعَبُ مِعَ الصَّفِّ الثَّانِي
فَاضِلٌ
Kita akan melihat-lihat binatang,
kemudian bertanding dengan kelas 2.
Fadhil
. إِنْ شَاءَ اللهُ نَكْسِبُ
خَالِدٌ
Insyaallah kita akan menang.Khalid

Percakapan Bahasa Arab tentang Profesi

هَذِهِ دَرَّاجَةٌ جَمِيْلَةٌ ، هَلْ هِيَ دَرَّاجَتُكَ ؟
عَبْدُ اللهِ
Ini sepeda yang bagus, apakah ini sepedamu?Abdullah
لَا هَذِهِ دَرَّاجَةُ وَالِدِي ، هُوَ اليَوْمَ فِي عُطْلَةٍ
عَبْدُ العَزِيْزِ
Bukan, ini sepeda ayahku, hari ini dia lagi libur.Abdulaziz
أَيْنَ يَعْمَلُ وَالِدُكَ ؟
عَبْدُ اللهِ
Dimana ayahmu bekerja?Abdullah
وَالِدِي عَامِلٌ فِي مَصْنَعِ الدَّرَّاجَاتِ
عَبْدُ العَزِيْزِ
Ayahku karyawan pabrik sepeda.Abdulaziz
وَالِدِي عَامِلٌ فِي مَصْنَعِ السَّيَّارَاتِ
عَبْدُ اللهِ
Ayahku karyawan pabrik mobil.Abdullah
طَبْعًا وَالِدُكَ يَـمْلِكُ سَيَّارَةً
عَبْدُ العَزِيْزِ
Ayahmu pasti memiliki mobil donk.Abdulaziz
لِلْأَسَفِ هُوَ لَا يَـمْلِكُ سَيَّارَةً ، وَأَنْتَ تَعْرِفُ السَّبَبَ
عَبْدُ اللهِ
Sayangnya dia tidak memiliki mobil,
dan kamu tahu penyebabnya.
Abdullah
مَا السَّبَبُ ؟
عَبْدُ العَزِيْزِ
Apa penyebabnya?Abdulaziz
السَّبَبُ هُوَ السَّيَّارَةُ غَالِيَةٌ جِدًّا
عَبْدُ اللهِ
Penyebabnya adalah harga mobil yang terlalu mahal.Abdullah
وَكَيْفَ يَذْهَبُ وَالِدُكَ إِلَى الـمَصْنَعِ ؟
عَبْدُ العَزِيْزِ
Lalu bagaimana ayahmu pergi ke pabrik?Abdulaziz
هُوَ يَذْهَبُ بِـحَافِلَةِ الـمَصْنَعِ
عَبْدُ اللهِ
Dia pergi naik bus milik pabrik.Abdullah

Percakapan Bahasa Arab tentang Jam

لِـمَاذَا تُسْرِعُ يَا زَيْدُ ؟
خَالِدٌ
Mengapa kamu terburu-buru ya Zaid?Khalid
. سَأَذْهَبُ إِلَى الـمَطَارِ
. سَتُغَادِرُ الطَّائِرَةُ السَّاعَةَ الوَاحِدَةَ ظُهْرًا
زَيْدٌ
Aku akan pergi ke bandara.
Pesawatku akan terbang jam satu siang.
Zaid
إِلَى أَيْنَ سَتُسَافِرُ ؟
خَالِدٌ
Kemana kamu hendak pergi?Khalid
. سَأُسَافِرُ إِلَى العِرَاقِ لِزِيَارَةِ جَدِّي هُنَاكَ
زَيْدٌ
Aku akan pergi ke Irak
untuk mengunjungi kakekku di sana.
Zaid
. مَعَ السَّلَامَةِ
خَالِدٌ
Selamat jalan.Khalid
. مَعَ السَّلَامَةِ
زَيْدٌ
Selamat jalan.Zaid
. يَا جَـمِيْلُ ، أَنَا أَدْعُوْكَ لِلْعَشَاءِ مَعِي فِي البَيْتِ
جَـمَالٌ
Jamil, aku mengundangmu makan malam
bersamaku di rumah.
Jamal
مَتَى الـمَوْعِدُ ؟
جَـمِيْلٌ
Kapan waktunya?Jamil
. أَرْجُوْكَ أَنْ تَـحْضُرَ فِي السَّاعَةِ الـخَامِسَةِ مَسَاءً
جَـمَالٌ
Aku harap kamu datang jam lima sore.Jamal
. حَسَنًا ، سَآتِي إِنْ شَاءَ اللهُ
جَـمِيْلٌ
Baik, aku akan datang insyaallah.Jamil
. شُكْرًا
جَـمَالٌ
Terima kasih.Jamal
. عَفْوًا
جَـمِيْلٌ
Sama-sama.Jamil

Percakapan Bahasa Arab 2 Orang Laki-Laki

. السَّلَامُ عَلَيْكُمْ
كَمَالٌ
Assalamu'alaikum.Kamal
. وَعَلَيْكُمُ السَّلَامُ
قَاسِمٌ
Wa'alaikumussalam.Qasim
. أَنَا كَمَالٌ
كَمَالٌ
Aku Kamal.Kamal
. أَهْلًا كَمَالُ . وَأَناَ قَاسِمٌ
قَاسِمٌ
Salam kenal Kamal. Aku Qasim.Qasim
أَهْلًا قَاسِمُ . مَاذَا تَعْلَبُ ؟
كَمَالٌ
Salam kenal Qasim. Main apa kamu?Kamal
. أَلْعَبُ كُرَةَ القَدَمِ
قَاسِمٌ
Aku main sepak bola.Qasim
هَلْ أَلْعَبُ مَعَكَ ؟
كَمَالٌ
Bolehkah aku main bersamamu?Kamal
. تَعَالَ
قَاسِمٌ
Ayo mari!Qasim
. هَذَا قَلَمٌ جَـمِيْلٌ
مِنْ أَيْنَ أَشْتَرِي القَلَمَ يَا طَارِقُ ؟
شَرْيْفٌ
Ini pena yang bagus.
Thariq, dimana aku membeli pena ya?
Syarif
. تَشْتَرِي القَلَمَ مِنَ الـمَقْصَفِ
طَارِقٌ
Kamu bisa membeli pena di kantin.Thariq
مِنْ مَقْصَفِ الـمَدْرَسَةِ ؟
شَرْيْفٌ
Di kantin sekolah?Syarif
. نَعَمْ
طَارِقٌ
Iya.Thariq
بِكَمِ القَلَمُ ؟
شَرْيْفٌ
Berapa harganya pena?Syarif
. القَلَمُ بِعَشْرَةِ قُرُوْشٍ
طَارِقٌ
Harga pena 10 perak.Thariq

Percakapan Bahasa Arab 2 Orang Perempuan

هَلْ أَنْتِ طَالِبَةٌ ؟
الـمُشْرِفَةُ
Apakah kamu siswi?Pembimbing (pr)
. نَعَمْ ، أَنَا طَالِبَةٌ
البِنْتُ
Iya, aku siswi.Anak (pr)
وَهَلْ صَدِيْقَتُكِ طَالِبَةٌ ؟
الـمُشْرِفَةُ
Apakah temanmu siswi (juga)?Pembimbing (pr)
. لَا ، هِي مُـمَرِّضَةٌ
البِنْتُ
Tidak, dia perawat.Anak (pr)
مَا لُعْبَتُكِ ؟
الـمُشْرِفَةُ
Apa permainanmu?Pembimbing (pr)
. أَنَا أَلْعَبُ الكُرَةَ الطَّائِرَةَ
البِنْتُ
Aku bermain bola voli.Anak (pr)
وَمَا لُعْبَتُهَا ؟
الـمُشْرِفَةُ
Dan apa permainannya?Pembimbing (pr)
. هِيَ تَلْعَبُ كُرَةَ السَّلَّةِ
البِنْتُ
Dia bermain bola basket.Anak (pr)
أَيْنَ صُوْرَتُكِ ؟
الـمُشْرِفَةُ
Mana fotomu?Pembimbing (pr)
. هَذِهِ صُوْرَتِي
البِنْتُ
Ini fotoku.Anak (pr)
وَأَيْنَ صُوْرَتُـهَا ؟
الـمُشْرِفَةُ
Dan mana fotonya?Pembimbing (pr)
. هَذِهِ صُوْرَتُـهَا
البِنْتُ
Ini fotonya.Anak (pr)
. شُكْرًا
الـمُشْرِفَةُ
Terima kasih.Pembimbing (pr)
. عَفْوًا
البِنْتُ
Sama-sama.Anak (pr)
تَعَالَي يَا فَاطِمَةُ . مَا هَذَا ؟
. حُجْرَةُ النَّوْمِ تَحْتَاجُ إِلَى تَنْظِيْمٍ
الأُمُّ
Kesini ya Fatimah. Apaan-apaan ini?
Kamar tidurmu butuh dirapihkan.
ِIbu
مَاذَا أَفْعَلُ يَا أُمِّي ؟
فَاطِمَةُ
Apa yang harus kulakukan Ibu?Fatimah
. اِفْتَحِي النَّافِذَةَ لِتَدْخُلَ الشَّمْسُ
الأُمُّ
Bukalah jendela supaya matahari masuk!ِIbu
. فَتَحْتُهَا يَا أُمِّي
فَاطِمَةُ
Ibu, aku sudah membukanyaFatimah
. ضَعِي الـمَلَابِسَ فِي الـخِزَانَةِ
الأُمُّ
Letakkan baju-baju di lemari!ِIbu
. وَضَعْتُهَا فِي الـخِزَانَةِ
فَاطِمَةُ
Aku sudah meletakkannya di lemari.Fatimah
. ثُـمَّ رَتِّبِـي السَّرِيْرَ
الأُمُّ
Kemudian rapihkan ranjang!ِIbu
. سَأُرَتِّبُهُ
فَاطِمَةُ
Aku akan merapihkannya.Fatimah
. وَنَظِّفِي الـمَكْتَبَ ، وَاكْنُسِي الأَرْضَ
الأُمُّ
Bersihkanlah meja, dan sapulan lantai!ِIbu
. حَاضِرَةٌ يَا أُمِّي
فَاطِمَةُ
Siap Ibu.Fatimah

Percakapan Bahasa Arab 3 Orang Laki-Laki

. السَّلَامُ عَلَيْكُمْ
الـمُدَرِّسُ
Assalamu'alaikum.Guru
. وَعَلَيْكُمُ السَّلَامُ
التَّلَامِيْذُ
Wa'alaikumussalam.Murid-Murid
لِـمَاذَا غِبْتَ أَمْسِ يَا عَلِيُّ ؟
الـمُدَرِّسُ
Ali, kenapa kemaren kamu alpa?Guru
. ذَهَبْتُ إِلَى الـمُسْتَشْفَى لِأَنَّ وَالِدِي مَرِيْضٌ
عَلِيٌّ
Aku pergi ke rumah sakit, karena ayahku sakit.Ali
وَلِـمَاذَا غِبْتَ أَنْتَ يَا أَحَـمَدُ ؟
الـمُدَرِّسُ
Dan Ali, kenapa kamu kemaren alpa?Guru
. ذَهَبْتُ إِلَى الـمَطَارِ لِأَنَّ وَالِدَتِي مُسَافِرَةٌ
أَحْمَدُ
Aku pergi ke bandara, karena ibuku akan safar.Ahmad
، أَنْتُمَا تَتَأَخَّرَانِ دَائِمًا
، قَابِلْنِي بَعْدَ الـحِصَّةِ يَا عَلِيُّ
. وَأَنْتَ كَذَلِكَ يَا أَحْـمَدُ
الـمُدَرِّسُ
Kalian berdua selalu terlambat,
temui aku setelah pelajaran ya Ali,
dan Ahmad kamu juga.
Guru

Percakapan Bahasa Arab 3 Orang Perempuan

. صَبَاحُ الخَيْرِ
الـمُدَرِّسَةُ
Selamat pagi.Guru (pr)
. صَبَاحُ النُّوْرِ
الطَّالِبَاتُ
Selamat pagi.Siswi-Siswi
مَنْ غَائِبَةٌ ؟
الـمُدَرِّسَةُ
Siapa yang alpa?Guru (pr)
. زَهْرَةٌ غَائِبَةٌ
طَالِبَةٌ أُوْلَى
Zahra alpa.Siswi Pertama
. نَوْرَةٌ غَائِبَةٌ
طَالِبَةٌ ثَانِيَةٌ
Naura alpa.Siswi Kedua
أَيْنَ زَهْرَةٌ ؟
الـمُدَرِّسَةُ
Dimana Zahra?Guru (pr)
. زَهْرَةٌ فِي الـمَكْتَبَةِ
طَالِبَةٌ أُوْلَى
Zahra di perpustakaan.Siswi Pertama
أَيْنَ نَوْرَةٌ ؟
الـمُدَرِّسَةُ
Dimana Naura?Guru (pr)
. نَوْرَةٌ فِي الـمَسْجِدِ
طَالِبَةٌ ثَانِيَةٌ
Naura di masjid.Siswi Kedua

Percakapan Bahasa Arab 4 Orang Laki-Laki

بَاكِسْتَانِيٌّ أَوْ أَنْدُوْنِيْسِيٌّ ؟
صِدِّيْقٌ وَكَمَالٌ
Orang Pakistan atau Indonesia?
Shiddiq & Kamal
. أَنَا بَاكِسْتَانِيٌّ
حَسَّانٌ
Aku orang Pakistan.
Hassan
. تَعَالَ هُنَا يَا حَسَّانُ
كَمَالٌ
Hai Hassan, kamu kesini.
Kamal
بَاكِسْتَانِيٌّ أَوْ أَنْدُوْنِيْسِيٌّ ؟
صِدِّيْقٌ وَكَمَالٌ
Orang Pakistan atau Indonesia?
Shiddiq & Kamal
. أَنَا أَنْدُوْنِيْسِيٌّ
زَكَرِيَّا
Aku orang Indonesia.
Zakariya
. اِذْهَبْ هُنَاكَ يَا زَكَرِيَّا
كَمَالٌ
Hai Zakariya, pergilah kamu kesana.
Kamal
... شُدَّ ... شُدَّ ... هَيَّا ... هَيَّا
صِدِّيْقٌ وَكَمَالٌ
Tarik...tarik..ayoo..ayoo...
Shiddiq & Kamal

Percakapan Bahasa Arab 4 Orang Perempuan

. هَذِهِ الهَدِيَّةُ لَكُنَّ ، يَا عَائِشَةُ وَيَا زَيْنَبُ وَيَا هُدَى
الأُمُّ
Ini hadiah untuk kalian, Aisyah, Zainab, dan Huda.ِIbu
شُكْرًا يَا أُمِّي . مَا الهَدِيَّةُ ؟
البَنَاتُ
Terima kasih Ibu. Apa hadiahnya?Anak-Anak (pr)
. عُلْبَةُ حَلْوِى
الأُمُّ
Setoples permen.ِIbu
. كَمْ قِطْعَةً فِي العُلْبَةِ ؟ اُحْسُبِي يَا زَيْنَبُ
عَائِشَةُ
Berapa permen dalam satu toples?
Hitunglah ya Zainab!
Aisyah
. خَمْسَ عَشْرَةَ
زَيْنَبُ
Lima belas (15).Zainab
. لِلْوَاحِدِ خَمْسُ قِطَعٍ
هَدَى
Untuk satu orang lima bungkus.Huda
. جَمِيْلٌ
. وَاحِدَةٌ لِـزَيْنَبُ وَوَاحِدَةُ لِي
. وَاحِدَةُ لِـهُدَى وَوَاحِدَةُ لِي
. وَاحِدَةُ لِزَيْنَبُ وَوَاحِدَةُ لِي
. وَاحِدَة لِـهُدَى وَوَاحِدَةُ لِي
عَائِشَةُ
Baik.
Satu untuk Zainab, satu untukku.
Satu untuk Huda, satu untukku.
Satu untuk Zainab, satu untukku.
Satu untuk Huda, satu untukku.
Aisyah
. مَاذَا تَفْعَليْنَ يَا عَائِشَةُ ؟ هَذَا خَطَأٌ
هُدَى وَزَيْنَبُ
Aisyah, apa yang kamu lakukan? Ini salah.Huda dan Zainab

Percakapan Bahasa Arab di Sekolah

أَيْنَ النَّظَّارَةُ يَا شَاكِرُ ؟
الـمُدَرِّسُ
Syakir, dimana kacamataku?
Guru
. النَّظَّارَةُ فِي الحَقِيْبَةِ
شَاكِرٌ
Kacamata (pak Guru) ada di tas.
Syakir
وَأَيْنَ الحَقِيْبَةِ ؟
الـمُدَرِّسُ
Dimana tasnya?
Guru
. الحَقِيْبَةُ فِي الفَصْلِ
شَاكِرٌ
Tasnya di kelas.
Syakir
. اِذْهَبْ إِلَى الفَصْلِ . وَهَاتِ النَّظَّارَةَ
الـمُدَرِّسُ
Pergilah ke kelas, dan ambil kacamataku!
Guru
. يَا أُسْتَاذُ . تَفَضَّلِ النَّظَّارَةَ
شَاكِرٌ
Silahkan kacamatanya pak Guru.
Syakir
. شُكْرًا
الـمُدَرِّسُ
Terima kasih
Guru
. عَفْوًا
شَاكِرٌ
Sama-sama.
Syakir
. أَنَا تِلْمِيْذٌ جَدِيْدٌ . اِسْـمِي سِرَاجٌ
سِرَاجٌ
Aku murid baru. Namaku Siraj.Siraj
. أَهْلًا سِرَاجٌ . اِسْـمِي سَـمِيْرَةٌ
سَـمِيْرَةٌ
Salam kenal Siraj. Namaku Samirah.Samirah
. أَهْلًا سَـمِيْرَةُ
سِرَاجٌ
Salam kenal juga Samirah.Siraj
هَلْ أَنْتَ نَيْجِيْرِيٌّ ؟
سَـمِيْرَةٌ
Apakah kamu orang Nigeria?Samirah
. نَعَمْ ، أَنَا نَيْجِيْرِيٌّ
وَهَلْ أَنْتِ نَيْجِيْرِيَّةٌ ؟
سِرَاجٌ
Iya, aku orang Nigeria.
Apakah kamu orang Nigeria (juga)?
Siraj
. لَا
سَـمِيْرَةٌ
Bukan.Samirah
مَا جِنْسِيَّتُكِ ؟
سِرَاجٌ
Apa kebangsaanmu?Siraj
. أَنَا غَانِيَّةٌ
سَـمِيْرَةٌ
Aku orang Ghana.Samirah

Percakapan Bahasa Arab di Perpustakaan

هَلْ هَذِهِ حَقِيْبَتُكَ ؟
مُـحَمَّدٌ
Apakah ini tasmu?Muhammad
. نَعَمْ هَذِهِ حَقِيْبَتِي
عُمَرُ
Iya, ini tasku.Umar
هَلْ أَنْتَ مُتَأَكِّدٌ ؟
مُـحَمَّدٌ
Apakah kamu yakin?Muhammad
نَعَمْ أَنَا مُتَأَكِّدٌ ، لِـمَاذَا ؟
عُمَرُ
Iya, aku yakin, mengapa?Umar
. هَذِهِ حَقِيْبَتِي أَنَا
مُـحَمَّدٌ
Ini adalah tasku.Muhammad
هَلْ حَقِيْبَتُكَ سَوْدَاءُ ؟
عُمَرُ
Apakah tasmu warnanya hitam?Umar
. نَعَمْ حَقِيْبَتِي سَوْدَاءُ
مُـحَمَّدٌ
Iya, tasku warnanya hitam.Muhammad
مَاذَا فِي حَقِيْبَتِكَ ؟
عُمَرُ
Ada apa di dalam tasmu?Umar
. فِي حَقِيْبَتِي كُتُبٌ
مُـحَمَّدٌ
Tasku isinya buku-buku.Muhammad
تَفَضَّلْ ، اُنْظُرْ . هَلْ هَذِهِ حَقِيْبَتُكَ ؟
عُمَرُ
Silahkan lihat. Apakah ini tasmu?Umar
، مَعْذِرَةً هَذِهِ لَيْسَتْ حَقِيْبَتِي
. هِيَ مِثْلُهَا فِي اللَّوْنِ فَقَطْ
مُـحَمَّدٌ
Maaf, ini bukan tasku,
ternyata hanya mirip warnanya saja.

Muhammad

Percakapan Bahasa Arab di Rumah

. عَمُّكِ سَيَزُوْرُنَا يَوْمَ الأَحَدِ
الأُمُّ
Pamanmu akah mengunjungi kita hari Ahad.Ibu
مَتَى ؟
البِنْتُ
Kapan?Putri
. عَلَى العَشَاءِ
الأُمُّ
Di waktu makan malam.Ibu
هَلْ تَـحْضُرُ أُسْرَتُهُ مَعَهُ ؟
البِنْتُ
Apakah keluarganya datang bersamanya?Putri
. نَعَمْ ، زَوْجَتُهُ وَأَوْلَادُهُ
الأُمُّ
Iya, istri dan anak-anaknya.Ibu
. عَمِّي يُـحِبُّ الدَّجَاجَ
البِنْتُ
Pamanku menyukain daging ayam.Putri
. وَزَوْجَةُ عَمِّكِ تُـحِبُّ الفَطِيْرَ
الأُمُّ
Dan istri pamanmu menyukai kue.Ibu
، سَأُسَاعِدُكَ – يَا أُمِّي – فِي عَمَلِ الفَطِيْرِ
. وِإِعْدَادِ الـمَائِدَةِ
البِنْتُ
Aku akan membantu ibu membuat kue,
dan menyiapkan hidangan.
Putri
. بَارَكَ اللهُ فِيْكِ
الأُمُّ
Semoga Allah memberkahimu nak.Ibu
مَتَى وَصَلَ الأَوْلَادُ مِنَ الـمَدْرَسَةِ ؟
الأَبُ
Kapan anak-anak sampai dari sekolah?Ayah
. وَصَلَ الأَوْلَادُ قَبْلَ قَلِيْلٍ
الأُمُّ
Anak-anak barusan saja sampai.Ibu
أَيْنَ هُمُ الآنَ ؟
الأَبُ
Dimana mereka sekarang?Ayah
. هُمُ الآنَ فِي حَدِيْقَةِ الـمَنْزِلِ
الأُمُّ
Mereka sekarang ada di kebun.Ibu
مَاذَا يَعْمَلُ حَسَنٌ ؟
الأَبُ
Apa yang dikerjakan Hasan?Ayah
. هُوَ يَقْرَأُ فِي كِتَابِ اللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ
الأُمُّ
Dia membaca buku bahasa Arab.Ibu
وَمَا يَعْمَلُ عَادِلٌ ؟
الأَبُ
Apa yang dikerjakan Adil?Ayah
. هُوَ يَسْقِي أَشْجَار َالـحَدِيْقَةِ
الأُمُّ
Dia menyirami tanaman di kebun.Ibu
وَمَاذَا تَعْمَلُ فَاطِمَةُ ؟
الأَبُ
Dan apa yang dikerjakan Fatimah?Ayah
. هِيَ تَكْتُبُ الرِّسَالَةَ إِلَى خَالَتِهَا
الأُمُّ
Dia menulis surat untuk bibinya.Ibu
. قُوْلِي لَهُمْ : الغَدَاءُ جَاهِزٌ
الأَبُ
Katakan kepada mereka, makan siang sudah siap.Ayah

Percakapan Bahasa Arab di Dapur

أَيْنَ أَنْتَ يَا سَعِيْدُ ؟
الأُمُّ
Said, dimana kamu?ِIbu
أَنَا فِي الـمَطْبَخِ
سَعِيْدٌ
Aku di dapur.Said
مَاذَا تَفْعَلُ ؟
الأُمُّ
Apa yang kamu lakukan?ِIbu
أَعْمَلُ الشَّايَ يَا أُمِّي . هَلْ فِي الإِبْرِيْقِ مَاءٌ ؟
سَعِيْدٌ
Aku sedang membuat teh. Apakah di teko ada air?Said
نَعَمْ ، فِي الإِبْرِيْقِ مَاءٌ
الأُمُّ
Iya, di teko ada air.ِIbu
أَيْنَ الشَّايُ يَا أُمِّي ؟
سَعِيْدٌ
Ibu, teh dimana ya?Said
الشَّايُ عَلَى الرَفِّ
الأُمُّ
Teh ada di rak.ِIbu
وَأَيْنَ الفِنْجَانُ يَا أُمِّي ؟
سَعِيْدٌ
Kalau cangkir dimana bu?Said
الفِنْجَانُ فِي الدُّرْجِ
الأُمُّ
Cangkir ada di laci.ِIbu
وَأَيْنَ السُّكَّرُ يَا أُمِّي ؟
سَعِيْدٌ
Kalau gula dimana bu?Said
. السُّكَّرُ هُنَاكَ فِي الـخِزَانَةِ
. هَيَّا يَا سَعِيْدٌ . الـمَاءُ يَغْلِي
الأُمُّ
Gula ada di lemari.
Said, ayo! Air sudah mendidih.
ِIbu
حَالًا يَا أُمِّي . الشَّايُ جَاهِزٌ . تَفَضَّلِي
سَعِيْدٌ
Siap ibu. Teh telah siap. Silahkan.Said

Percakapan Bahasa Arab di Kelas

مَاذَا فَعَلْتِ فِي الاِمْتِحَانِ يَا فَاطِمَةُ ؟
فَرِيْدٌ
Fatimah, apa yang telah kamu kerjakan di ujian?ِFarid
. أَسْئِلَةُ اللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ وَالـحِسَابِ سَهْلَةٌ
وَأَنْتَ ، مَاذَا فَعَلْتَ يَا فَرِيْدُ ؟
فَاطِمَةُ
Soal bahasa Arab dan Matematikan mudah.
Dan apa yang telah kamu kerjakan?
Fatimah
. كَتَبْتُ ثَلَاثَ مَسَائِلَ فِي الـحِسَابِ
فَرِيْدٌ
Aku bisa menyelesaikan tiga soal matematika.ِFarid
جَـمِيْلٌ ، وَاللُّغَةُ العَرَبِيَّةُ !؟
فَاطِمَةُ
Bagus, dan (bagaimana dengan) bahasa Arab?!Fatimah
. السُّؤَالُ الثَّانِي صَعْبٌ . لَا أَعْرِفُ مَاذَا كَتَبْتُ
فَرِيْدٌ
Soal kedua susah. Tidak tahu apa yang kutulis.ِFarid
. إِنْ شَاءَ اللهُ تَنْجَحُ
فَاطِمَةُ
Insyaallah kamu akan lulus.Fatimah
. أَنْتَ مُتَأَخِّرٌ اليَوْمَ يَا أَحْـمَدُ
المُعَلِّمُ
Ahmad, kamu terlambat hari ini.
Guru
. آسِفٌ يَا أُسْتَاذُ
التِّلْمِيْذُ
Maaf pak guru.
Murid
مَنْ غَائِبٌ ؟
المُعَلِّمُ
Siapa yang alpa?
Guru
. يُوْسُفُ غَائِبٌ
التِّلْمِيْذُ
Yusuf alpa.
Murid
أَيْنَ مُـحَمَّدٌ ؟
المُعَلِّمُ
Dimana Muhammad?
Guru
. مُـحَمَّدٌ فِي الـمَسْجِدِ
التِّلْمِيْذُ
Muhammad di masjid.
Murid
مَنْ فِي الـمَلْعَبُ ؟
المُعَلِّمُ
Siapa yang di lapangan?
Guru
. سَـمِيْرَةُ فِي الـمَلْعَبِ
التِّلْمِيْذُ
Samirah di lapangan.
Murid

Percakapan Bahasa Arab di Rumah Sakit

كَيْفَ حَالُكِ يَا نَوْرَةُ ؟
حَسْنَاءُ
Bagaimana kabarnya ya Naura?ِHasna
. الـحَمْدُ للهِ ، لَقَدْ تَـحَسَّنَتَ حَالَتِي
نَوْرَةٌ
Alhamdulillah, keadaanku sudah semakin membaik.Naura
. آسِفَةٌ يَا نَوْرَةُ ، أَنَا أَعُوْدُكِ مُتَأَخِّرَةً
حَسْنَاءُ
Maaf ya Naura, aku telat menjengukmu.ِHasna
. لَا بَأْسَ عَلَيْكِ يَا حَسْنَاءُ
نَوْرَةٌ
Tidak apa-apa Hasna.Naura
مَاذَا أَصَابَكِ يَا نَوْرَةُ حَتَى تُلَازِمِيْنَ سَرِيْرَ الـمُسْتَشْفَى ؟
حَسْنَاءُ
Apa yang menimpamu sampai masuk rumah sakit?ِHasna
. الـحَمْدُ للهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ
. أَنَا مُتْعَبَةٌ ، وَ بِـحَاجَةٍ إِلَى اسْتِرَاحَةٍ تَامَّةٍ
نَوْرَةٌ
Alhamdulillah atas segala keadaan.
Aku lelah, dan butuh banyak istirahat.
Naura
. الـحَمْدُ للهِ عَلَى سَلَامَتِكِ
حَسْنَاءُ
Alhamdulillah atas keselamatanmu.ِHasna
. جَزَاكِ الله خَيْرًا
نَوْرَةٌ
Semoga Allah membalasmu kebaikan.Naura

Percakapan Bahasa Arab di Toko

. هَذِهِ عَشْرَةُ رِيَالَاتٍ
الـمُشْتَرِي
Ini sepuluh (10) riyal.ِPembeli
مَاذَا تُرِيْدُ ؟
البَائِعُ
Apa yang kamu inginkan?Penjual
. مِنْ فَضْلِكَ ، أُرِيْدُ وَرَقَ كِتَابَةٍ
الـمُشْتَرِي
Permisi, aku mau kertas tulis.ِPembeli
. هَذَا دَفْتَرٌ مِنَ الوَرَقِ الأَبْيَضِ
البَائِعُ
Ini buku tulis warna putih.Penjual
. أُرِيْدُ بَعْضَ الـحِبْرَ الأَسْوَدِ
الـمُشْتَرِي
Aku mau tinta warna hitam.ِPembeli
. هَذِهِ زُجَاجَةٌ مِنَ الـحِبْرِ الأَسْوَدِ
البَائِعُ
Ini sebotol tinta warna hitam.Penjual
. أُرِيْدُ أَيْضًا طَبَاشِيْرَ أَحْـمَرَ
الـمُشْتَرِي
Aku ingin kapur warna merah.ِPembeli
. هَذَا صُنْدُوْقٌ مِنَ الطَّبَاشِيْرِ الأَحْـمَرِ
البَائِعُ
Ini sekotak kapur warna merah.Penjual
عِنْدَكَ مَـجَلَّةُ "العَرَبِيِّ" ؟
الـمُشْتَرِي
Adakah majalah "Al-'Arabi"?ِPembeli
. "هَذِهِ مَـجَلَّةُ "العَرَبِيِّ
البَائِعُ
Ini majalah "Al-'Arabi".Penjual
وَمَاذَا تُرِيْدُ أَيْضًا ؟
البَائِعُ
Dan apalagi yang kamu inginkan?Penjual
. أُرِيْدُ بَاقِي الفُلُوْسِ مِنْ فَضْلِكَ
الـمُشْتَرِي
Permisi, aku ingin sisa kembalian uang.ِPembeli

Percakapan Bahasa Arab di Bandara

مِنْ أَيْنَ أَنْتَ قَادِمٌ ؟
يُوْسُفُ
Dari mana kamu datang?Yusuf
أَنَا قَادِمٌ مِنْ تُرْكِيَا وَأَنْتَ ؟
ِإِسْمَاعِيْلُ
Aku datang dari Turki dan kamu?Ismail
. أَنَا قَادِمٌ مِنْ أَنْدُوْنِيْسِيَا
يُوْسُفُ
Aku datang dari Indonesia.Yusuf
وَإِلَى أَيْنَ أَنْتَ مُسَافِرٌ ؟
إِسْمَاعِيْلُ
Kemana kamu akan pergi?Ismail
أَنَا مُسَافِرٌ إِلَى مَكَّةَ وَأَنْتَ ؟
يُوْسُفُ
Aku akan pergi ke Mekah dan kamu?Yusuf
. أَنَا مُسَافِرٌ إِلَى مَكَّةَ أَيْضًا
إِسْمَاعِيْلُ
Aku akan pergi ke Mekah juga.Ismail
لِـمَاذَا أَنْتَ مُسَافِرٌ إِلَى مَكَّةَ ؟
يُوْسُفُ
Mengapa kamu pergi ke Mekah?Yusuf
أَنَا مُسَافِرٌ لِلْعُمْرَةِ وَأَنْتَ ؟
إِسْمَاعِيْلُ
Aku pergi untuk umroh dan kamu?Ismail
. أَنَا مُسَافِرٌ لِلْعُمْرَةِ أَيْضًا
يُوْسُفُ
Aku pergi untuk umroh juga.Yusuf
كَمْ يَوْمًا سَتَبْقَى فِي مَكَّةَ ؟
إِسْمَاعِيْلُ
Berapa hari kamu akan tinggal di Mekah?Ismail
. سَأَبْقَى عَشْرَةَ أَيَّامٍ تَقْرِيْبًا
يُوْسُفُ
Aku akan tinggal kira-kira selama 10 hari.Yusuf
. وَأَنَا سَأَبْقَى ثَمَانِيَةَ أَيَّامٍ تَقْرِيْبًا
إِسْمَاعِيْلُ
Dan aku akan tinggal kira-kira selama 8 hari.Ismail
Demikian penyajian materi kumpulan contoh-contoh percakapan bahasa Arab sehari-hari untuk pemula dan artinya dalam bahasa Indonesia. Jika ada salah penulisan atas penerjemahan, mohon jangan segan untuk mengingatkan saya, manusia yang banyak kekurangannya ini.

Semoga Allah memudahkan pembaca semua untuk memahami dan menguasai bahasa mulia ini, serta diberikan kekuatan untuk mensyiarkannya. Kurang lebihnya mohon maaf, terima kasih atas kunjungannya, wa jazaakumullahu khairan.

Bahasa Arab Ucapan Permintaan Maaf dan Artinya

Sahabat Kamus Mufradat yang semoga selalu dalam lindungan Allah -ta'ala-. Dahulu saya pernah memposting artikel yang membahas ucapan terima kasih dan jawabannya dalam bahasa Arab. Dan untuk melengkapinya, pada kesempatan ini saya akan menulis tentang ucapan permintaan maaf dalam bahasa Arab.

Sering didapati dari teman-teman yang sudah belajar agama dan bahasa Arab lebih serius ucapan 'afwan' di saat ingin mengungkapkan permohonan maaf atas sebuah kesalahan, atau terkadang sebagai permohonan izin (permisi).

Apakah penggunaan kata tersebut benar atau tidak? Karena kata 'afwan' juga biasa digunakan sebagai jawaban dari 'syukran'. Untuk lebih jelasnya, silahkan baca penjelasan saya di bawah ini.
bahasa arab maaf
Sahabat Kamus Mufradat yang berbahagia. Jika dilihat secara bahasa, memang arti 'afwan' adalah 'maafkan aku' atau 'berilah aku maaf'. Namun secara penggunaan, kata tersebut jarang dipakai dalam konteks permintaan maaf.

Sebagai contoh, dalam buku Al-'Arabiyyah lin Nasyi`iin jilid pertama, kata 'afwan' disebut sebanyak tiga (3) kali, dan ketiganya berposisi sebagai jawaban dari kata 'syukran' yang artinya terima kasih. Tidak ada konteks yang kalimatnya menunjukkan makna permintaan maaf.

Adapun dalam permohonan maaf, kata yang digunakan adalah 'aasif' ( آسِفٌ ) dan disebut sebanyak tiga (3) kali juga. Salah satu contohnya akan saya sebutkan di bagian akhir dari tulisan ini, yaitu percakapan bahasa Arab yang isinya mengadung unsur meminta maaf.

Jadi, penggunaan yang lebih tepat untuk meminta maaf adalah kata aasif. Bukan berarti kata 'afwan' adalah salah. Tidak, semuanya mengandukan makna maaf. Namun di dalam keseharian, orang Arab lebih sering menggunakan kata aasif daripada kata afwan. Wallahu a'lam.

Ikhwan wal akhawat yang semoga Allah muliakan. Berikut ini beberapa kosakata bahasa Arab ( مُفْرَدَاتٌ ) dan tulisan latinnya yang berkaitan dengan kata maaf:
  1. Mengemukakan alasan ( اِعْتَذَرَ - يَعْتَذِرُ ).
  2. Memaafkan ( عَفَا - يَعْفُو عَنْ ) 'afaa - ya'fuu.
  3. Memaafkan ( سَامَحَ - يُسَامِحُ ) saamaha - yusaamihu.
  4. Memaafkan ( صَفَحَ - يَصْفَحُ عَنْ ) shafaha - yashfahu.
  5. Memaafkan/Menerima alasan ( عَذَرَ - يَعْذِرُ ) 'adzara - ya'dziru.
  6. Mengampuni ( غَفَرَ - يَغْفِرُ ) ghafara - yaghfiru.
  7. Sayang! Maaf! ( آسِفٌ ) aasif.
  8. Ampunan ( مَغْفِرَةٌ ) maghfiratun.
  9. Alasan ( عُذْرٌ جـ أَعْذَارٌ ) 'udzrun jim a'dzaar.
  10. Menyesal ( نَدِمَ - يَنْدَمُ ) nadima - yandamu.
  11. Menyesali/Merasa bersalah atas ( أَسِفَ - يَأْسَفُ ) asifa - ya`safu.
  12. Penyesalan ( النَّدَمُ / النَّدَامَةُ ) an-nadam / an-nadaamatu.
  13. Bersalah ( أَخْطَأَ - يُخْطِئُ ) akhtha`a - yukhthi`u.
  14. Kesalahan ( خَطَأٌ جـ أَخْطَاءٌ ) khata`un jim akhtahaa`un.
  15. Bertaubat ( تَابَ - يَتُوْبُ ) taaba - yatuubu.
Dan berikut ini adalah beberapa contoh penggunaan kata-kata di atas dalam kalimat:
  1. Maaf ( آسِفٌ ) [aasif] jika yang memohon maaf adalah laki-laki.
  2. Maaf ( آسِفَةٌ ) [aasifatun] jika yang meminta maaf adalah perempuan.
  3. (lk) Maaf pak guru ( آسِفٌ يَا أُسْتَاذُ ) aasifun yaa ustaadz.
  4. (pr) Maaf bu guru ( آسِفَةٌ يَا أُسْتَاذَةُ ) aasifaatun yaa ustaadzatu.
  5. (lk) Maaf ayah ( آسِفٌ يَا أَبِي ) aasifun yaa abii.
  6. (pr) Maaf ibu ( آسِفَةٌ يَا أُمِّي ) aasifaatun yaa ummii.
  7. Maafkan aku (lk) ( سَامِحْنِي ) saamihnii.
  8. Maafkan aku sayang (lk) ( سَامِحْنِى يَا حَبِيْبِي ) saamihnii yaa habiibii.
  9. Maafkan aku sayang (pr) ( سَامِحِيْنِي يَا حَبِيْبَتِي ) saamihiinii yaa habiibatii.
  10. Maafkan aku ya Allah ( اَللَّهُمَّ عَافِنِي ) allahumma 'aafinii.
  11. Tidak apa-apa ( لَا عَلَيْكَ / لَا عَلَيْكِ شَيْءٌ ) laa 'alaika/'alaiki syai`un,
    atau (
    لَا بَأْسَ بِهِ ) laa ba`sa bihi,
    atau (
    لَا حَرَجَ عَلَيْكَ / عَلَيْكِ ) laa haraja 'alaika/'alaiki.
  12. Permisi ( مِنْ فَضْلِكَ / فَضْلِكِ ) min fadhlika/fadhliki,atau ( مِنْ سَمَاحَتِكِ / سَمَاحَتِكِ ) min samaahatika/samaahatiki,
    atau ( عُذْرًا ) udzran.
  13. Permisi [jika kamu berkenan] ( لَوْ سَمَحْتَ / سَمَحْتِ ) law samahta/samahti.
  14. Terimalah alasanku ( اِقْبَلْ عُذْرِي ) iqbal udzrii.
  15. Alasan yang tidak bisa diterima ( عُذْرٌ غَيْرُ مَقْبُوْلٍ ) 'udzrun ghairu maqbuul.
maaf dalam bahasa arab
Dan ini adalah contoh dialog permintaan maaf yang saya janjikan di atas:
. أَنْتَ مُتَأَخِّرٌ اليَوْمَ يَا أَحْـمَدُ
المُعَلِّمُ
Ahmad, kamu terlambat hari ini.
Guru
. آسِفٌ يَا أُسْتَاذُ
التِّلْمِيْذُ
Maaf pak guru.
Murid
مَنْ غَائِبٌ ؟
المُعَلِّمُ
Siapa yang absen?
Guru
. يُوْسُفُ غَائِبٌ
التِّلْمِيْذُ
Yusuf absen.
Murid
أَيْنَ مُـحَمَّدٌ ؟
المُعَلِّمُ
Dimana Muhammad?
Guru
. مُـحَمَّدٌ فِي الـمَسْجِدِ
التِّلْمِيْذُ
Muhammad di masjid.
Murid
مَنْ فِي الـمَلْعَبُ ؟
المُعَلِّمُ
Siapa yang di lapangan?
Guru
. سَـمِيْرَةُ فِي الـمَلْعَبِ
التِّلْمِيْذُ
Samirah di lapangan.
Murid

Demikian penjelasan tentang ucapan maaf dalam bahasa Arab. Semoga pemaparan singkat ini bisa diambil manfaatnya, dan bisa dipraktekkan. Karena inti dalam pembelajaran bahasa Arab adalah praktek ( التَّطْبِيْقُ ).

Ibarat orang yang belajar mengemudi, tidak cukup hanya belajar teori saja. Untuk bisa mengemudi kendaraan di jalanan butuh praktek dan jam terbang yang banya.

Itu saja, kurang lebihnya mohon ditambahi dan dimaafkan. Terima kasih atas kunjungannya, wa jazaakumullahu khairan.

50 Kosakata Larangan dalam Bahasa Arab dan Artinya [+ Bonus]

Sahabat Kamus Mufradat yang semoga selalu dalam lindungan Allah -ta'ala-. Bagi Anda yang pernah belajar ilmu Sharaf pasti pernah mengenal istilah fi'il amr dan fi'il nahy, atau kata perintah dan kata larangan. Dan hampir setiap kata kerja bahasa Arab memiliki dua bentuk tersebut.

Pada tulisan ini saya akan berbagi kepada Anda beberapa contoh kata larangan yang kiranya banyak muncul dalam kehidupan sehari-hari. Dan jangan heran jika ada beberapa kata atau kalimat yang mungkin sedikit alay yaa! Hehe...

Dasar penulisan ini bermula ketika saya sedang melakukan riset terhadap kata kunci (keyword) tentang bahasa Arab yang banyak dicari pengguna internet. Ada satu keyword yang tidak terlintas sebelumnya di benak saya, yaitu bahasa Arab dari jangan marah.
kosakata larangan dalam bahasa arab
Lalu saya berpikir ingin menuangkannya dalam sebuah postingan. Tapi sepertinya cakupannya terlalu sempit dan kecil. Akhirnya saya berinisiatif untuk mengumpulkan beberapa kata larangan menurut saya banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, ya walaupun mungkin volume pencariannya tidak terlalu banyak.

Tapi tak apa lah, barangkali ada di antara pembaca yang butuh dan sedang mencarinya. Dan ini adalah ilmu yang insyaallah tidak akan sia-sia. Jika sekarang belum dibutuhkan, mungkin suatu saat Anda membutuhkannya dan tahu harus kemana.

Sebelum membaca, ada satu panduan yang perlu Anda perhatikan. Terjemahan dari setiap kata/kalimat sengaja saya tulis dalam dua bentuk dan diletakkan dalam dua tabel. Tabel pertama (kiri) adalah untuk orang kedua laki-laki, dan tabel kedua (kanan) adalah untuk orang kedua perempuan.

Jadi, jika Anda ingin mengucapkan kepada orang laki-laki, gunakanlah isi tabel pertama. Dan jika diucapkan kepada perempuan, yang digunakan adalah kata yang tertulis di tabel kedua. Iya langsung saja, selamat belajar dan membaca.

1# Jangan marah!
لَا تَغْضَبْ
لَا تَغْضَبِي
bahasa arab jangan marah
2# Jangan sedih!
لَا تَحْزَنْ
لَا تَحْزَنِي
3# Jangan kabur!
لَا تَهْرُبْ
لَا تَهْرُبِي
4# Jangan makan!
لَا تَأْكُلْ
لَا تَأْكُلِي
5# Jangan menangis!
لَا تَبْكِ
لَا تَبْكِي
6# Jangan takut!
لَا تَخَفْ
لَا تَخَافِي
7# Jangan pergi!
لَا تَذْهَبْ
لَا تَذْهَبِي
8# Jangan pulang!
لَا تَرْجِعْ
لَا تَرْجِعِي
9# Jangan duduk!
لَا تَجْلِسْ
لَا تَجْلِسِي
10# Jangan berdiri!
لَا تَقُمْ
لَا تَقُوْمِي
11# Jangan menyerah!
لَا تَعْجَزْ
لَا تَعْجَزِي
12# Jangan putus asa!
لَا تَيْأَسْ
لَا تَيْأَسِي
13# Jangan mengeluh!
لَا تَشْتَكِ
لَا تَشْتَكِي
14# Jangan sombong!
لَا تَتَكَبَّرْ
لَا تَتَكَبَّرِي
15# Jangan lupakan aku!
لَا تَنْسَنِي
لَا تَنْسَيْنِي
16# Jangan lupa!
لَا تَنْسَ
لَا تَنْسَي
17# Jangan lupa shalat!
لَا تَنْسَ الصَّلَاةَ
لَا تَنْسَيِ الصَّلَاةَ
18# Jangan lupa makan!
لَا تَنْسَ الأَكْلَ
لَا تَنْسَيِ الأَكْلَ
19# Jangan lupa sarapan!
لَا تَنْسَ الفَطُوْرَ
لَا تَنْسَيِ الفَطُوْرَ
20# Jangan lupa bayar hutang!
لَا تَنْسَ سَدَادَ الدَّيْنِ
لَا تَنْسَي سَدَادَ الدَّيْنِ
21# Jangan minum sambil berdiri!
لَا تَشْرَبْ قَائٍمًا
لَا تَشْرِبِي قَائِمَةً
22# Jangan diam saja!
لَا تَصْمُتْ
لَا تَصْمُتِي
23# Jangan ngomong!
لَا تَتَكَلَّمْ
لَا تَتَكَلَّمِي
24# Jangan malas!
لَا تَكْسَلْ
لَا تَكْسَلِي
25# Jangan tidur!
لَا تَنَمْ
لَا تَنَامِي
26# Jangan lari!
لَا تَجْرِ
لَا تَجْرِي
27# Jangan tinggalkan aku!
لَا تَتْرُكْنِي
لَا تَتْرُكِيْنِي
28# Jangan pernah berubah!
لَا تَتَغَيَّرْ أَبَدًا
لَا تَتَغَيَّرِي أَبَدًا
29# Jangan berhenti mencintaiku!
لَا تَتَوَقَّفْ عَنْ مَحَبَّتِي
لَا تَتَوَقَّفِي عَنْ مَحَبَّتِي
30# Jangan berisik!
لَا تُزْعِجْ
لَا تُزْعِجِي
31# Jangan cari aku!
لَا تَبْحَثْ عَنِّي
لَا تَبْحَثِي عَنِّي
32# Jangan cintai aku!
لَا تُحِبَّنِي
لَا تُحِبِّيْنِي
33# Jangan pura-pura!
لَا تَتَظَاهَرْ
لَا تَتَظَاهَرِي
34# Jangan pisahkan aku dan dia!
لَا تُفَرِّقْ بَيْنِي وَبَيْنَهُ / بَيْنَهَا
لَا تُفَرِّقِي بَيْنِي وَبَيْنَهُ / وَبَيْنَهَا
35# Jangan tergesa-gesa!
لَا تَسْتَعْجِلْ
لَا تَسْتَعْجِلِي
36# Jangan terlambat!
لَا تَتَأَخَّرْ
لَا تَتَأَخَّرِي
37# Jangan cemburu!
لَا تَغَرْ
لَا تَغَارِي
39# Jangan tertawa!
لَا تَضْحَكْ
لَا تَضْحَكِي
39# Jangan egois!
لَا تَكُنْ أَنَانِيًّا
لَا تَكُوْنِي أَنَانِيَّةً
40# Jangan iri!
لَا تَحْسُدْ
لَا تَحْسُدِي
41# Jangan galau!
لَا تَقْلَقْ
لَا تَقْلَقِي
42# Jangan ganggu aku!
لَا تُزْعِجْنِي
لَا تُزْعِجِيْنِي
43# Jangan hiraukan!
لَا تُبَالِ
لَا تُبَالِي
44# Jangan hina aku!
لَا تُخْزِنِي
لَا تُخْزِيْنِي
45# Jangan zalim!
لَا تَظْلِمْ
لَا تَظْلِمِي
46# Jangan bohong!
لَا تَكْذِبْ
لَا تَكْذِبِي
47# Jangan bilang kamu cinta aku!
لَا تَقُلْ أَنْتَ تُحِبُّنِي
لَا تَقُوْلِي أَنَّكِ تُحِبِّيْنَنِي
48# Jangan ucapkan cinta!
لَا تَقُلِ الحُبَّ
لَا تَقُوْلِي الحُبَّ
49# Jangan lakukan!
لَا تَفْعَلْ
لَا تَفْعَلِي
50# Jangan berhenti!
لَا تَتَوَقَّفْ
لَا تَتَوَقَّفِي

Sepertinya hanya ini saja yang bisa saya sajikan, 50 kata dan kalimat larangan dalam bahasa Arab dan terjemahannya. Jika pembaca memiliki usulan kata yang belum tertulis, bisa Anda sampaikan melalui kolom komentar di bawah ini. Dan insyaallah nanti akan saya masukkan ke dalam artikel di atas.

Sebelum diakhiri, ada satu bonus untuk pembaca yang masih jomblo, yaitu "jangan baper!" yang bahasa Arabnya adalah ( لَا تَكُنْ حَسَّاسًا ) untuk laki-laki atau ( لَا تَكُوْنِي حَسَّاسَةً ) untuk perempuan. Hehe... Peace...

Kurang lebihnya mohon maaf, dan terima kasih atas kunjungannya, wa jazaakumullahu khairan.

Pidato Bahasa Arab tentang Menuntut Ilmu dan Artinya

Sahabat Kamus Mufradat yang semoga selalu dalam lindungan Allah -ta'ala-. Pidato dalam bahasa Arab merupakan salah satu materi yang dipelajari dalam sastranya. Banyak literatur yang meriwayatkan beberapa contoh orasi yang tercatat dalam sejarah bangsa Arab.

Sebagaimana suatu suku merasa terangkat jika muncul dari kalangan mereka seorang penyair, begitu pula jika ada orang yang ahli dalam berorasi. Karena pidato bukan hanya sekedar berbicara di depan umum, namun membutuhkan kecakapan dan keahlian.

Keahlian dalam menyampaikan suatu hal dengan pengolahan kata yang bagus disertai penyampaian yang sederhana dan lugas, namun memiliki makna yang kuat dan mengena. Kemampuan itulah yang disebut balaghah ( البَلاَغَةُ ). Pidato di zaman jahiliyah sering digunakan untuk memberi nasehat atau berisi ajakan untuk keluar berperang.
pidato bahasa arab tentang menuntut ilmu
via Pixabay
Di antara orator ( خَطِيْبٌ جـ خُطَبَاءُ ) ulung mereka adalah Quss bin Saidah Al-Iyadi. Ialah yang pertama kali mempelopori berkhutbah sambil memegang tongkat. Orasi terkenalnya adalah ajakannya untuk kembali ke ajaran (millah) Ibrahim -'alaihis salaam- yang disampaikan di pasar Ukaz.

Baca juga: Quss bin Saidah, dan Orasi Terkenalnya di Pasar Ukaz.

Dan di sana ada juga Hani bin Mas'ud Asy-Syaibani. Orasinya telah berhasil membakar semangat bangsa Arab sehingga mereka berhasil mengalahkan imperium Persia dalam sebuah pertempuran yang disebut Dzi Qaar. Dan itu adalah kemenangan pertama bangsa Arab terhadap Persia.

Dan masih banyak khutaba (orator) handal lainnya. Di sini saya tidak sedang akan membahas perjalanan sejarah sastra Arab. Ini hanyalah prolog postingan ini, supaya Anda memiliki gambaran mengapa saya menyajikan kategori khutbah atau pidato di blog ini.

Insyaallah nanti suatu saat, dan semoga Allah memberikan kemudahan kepada saya supaya bisa memposting isi orasi Qis bin Saidah atau Hani bin Mas'ud di blog ini. Adapun pada kesempatan ini, saya akan berbagi kepada Anda contoh pidato bahasa Arab tentang menuntut ilmu.

Pidato yang akan Anda baca di bawah ini adalah murni hasil karya tulisan saya. Jadi, jika Anda suatu saat menemukan postingan yang mirip dengannya, maka jangan ragu mengatakan itu adalah plagiat dari tulisan ini. Hehe...

Terus terang saja, banyak blogger abal-abal di sana yang memposting ulang beberapa tulisan saya tanpa menyertakan sumbernya. Alhamdulillah 'ala kulli haal. Langsung saja, selamat membacanya.

الـحَمْدُ للهِ ، الـحَمْدُ للهِ الَّذِي رَفَعَ قَدْرَ العِلْمِ وَالعُلَمَاءِ ، أَحْـمَدُهُ - سُبْحَانَهُ - وَأَشْكُرُهُ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ القَائِلُ : {إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ }[فَاطِر: 28] ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُـحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ القَائِلُ : «وَمَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الـجَنَّةِ» ، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الأَوْفِيَاءِ
Segala puji bagi Allah, segala puji bagi Allah yang telah memuliakan ilmu dan ulama, aku memuji-Nya, serta menyukuri-Nya dalam keadaan lapang maupun sempit, aku bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah melainkan Allah yang tiada sekutu bagi-Nya yang berfirman: "Sesungguhnya yang takut kepada Allah hanyalah ulama", dan aku bersaksi bahwa tuan dan nabi kami Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya yang bersabda:" Barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga", semoga Allah mencurahkan shalawat kepadanya, keluarga, dan sahabatnya yang setia.

: أَمَّا بَعْدُ
Amma ba'du :

أَيُّهَا الـحَفْلُ الكَرِيْـمُ ... أُحَيِّيْكُمْ بِتَحِيَّةِ الإِسْلَامِ ، تَـحِيَّةِ أَهْلِ السُنَّةِ وَالـجَمَاعَةِ ؛ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْـمَةُ اللهِ تَعَالَى وَبَرَكَاتُهُ
Hadirin yang mulia... Aku ingin memberi ucapan penghormatan Islam kepada kalian, penghormatan ahlussunnah wa jama'ah, assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

. العِلْمُ نُوْرٌ يُضِيْءُ الطَّرِيْقَ ، وَيَهْدِي السَّالِكِيْنَ ، وَهُوَ رَكِيْزَةُ رُقِيِّ الأُمَمِ وَتَقَدُّمِهَا
Ilmu adalah cahaya yang menerangi jalan, dan menunjuki orang yang meniti jalan, dan ia adalah tonggak kemajuan umat.

 وَلَا يَـخْفَى عَلَى الكَثِيْرِ مِنَّا مَا لِلْعِلْمِ مِنْ أَهَـمِّيَةٍ وَفَضِيْلَةٍ . فَإِنَّ نُصُوْصَ الكِتَابِ وَالسُّنَّةِ فِي فَضْلِ العِلْمِ وَالثَّنَاءِ عَلَى أَهْلِهِ وَالـحَثِّ عَلَى طَلَبِهِ كَثِيْرَةٌ مُتُوَافِرَةٌ
Sudah diketahui kebanyakan dari kita akan pentingnya ilmu dan keutamaannya. Sesungguhnya nash-nash dari Al-Quran dan As-Sunnah yang berbicara tentang keutamaan ilmu, pujian terhadap ahli ilmu dan anjuran untuk menuntutnya sangatlah banyak.

وَأَعْنِي بِالعِلْمِ هُنَا ، هُوَ العِلْمُ الشَّرْعِي الـمُسْتَفَادُ مِنْ كِتَابِ اللهِ وَسُنَّةُ رَسُوْلِهِ وَمَا قَالَهُ خُيْرُ القُرُوْنِ وُهُمُ الصَّحَابَةُ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُمْ أَجْـمَعِيْنَ
Dan ilmu yang saya maksud di sini adalah ilmu syar'i, yang bersumber dari kitab Allah, sunnah Rasul-Nya, dan apa yang dikatakan oleh generasi terbaik, yaitu sahabat - semoga Allah meridhai mereka semua-.

: كَمَا قَالَ ابْنُ القَيِّمِ  رَحِـمَهُ اللهُ تَعَالَى فِي نُوْنِيَّتِهِ
العِلْمُ مَا قَالَ اللهُ وَقَالَ رَسُوْلُهُ *** قَالَ الصَّحَابَةُ هُمْ أُوْلُو العِرْفَانِ
Sebagaimana dikatakan oleh Ibnul Qayyim -semoga Allah merahmatinya- di dalam Nuniyyahnya:
Ilmu adalah apa yang Allah dan Rasul-Nya katakan...
(dan apa) yang sahabat katakan, merekalah ahli ilmu...

وَالعِلْمُ رِفْعَةٌ لِصَاحِبِهِ وَدَرَجَاتٌ لَهُ فِي الدُّيْنَا وَالآخِرَةِ . قَالَ عَزَّ وَجَلَّ : ((يَرْفَعِ اللهُ الَّذِيْنَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِيْنَ أُوْتُوا العِلْمَ دَرَجَاتٍ)) [الـمُجَادِلَةُ : 11] إِنَّـهَا لَدَرَجَاتٌ عَظِيْمَةٌ ، لَا يَعْرِفُ قَدْرَهَا إِلَّا رَبُّ الـجَلَالِ وَالعِزَّةِ
Ilmu adalah kemuliaan bagi pemiliknya dan derajat yang tinggi di dunia dan akhirat. Allah -azza wa jalla- berfirman: "Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman di antara kalian dan yang diberi ilmu beberapa derajat".

وَلِأَنَّ اللهَ قَدْ رَفَعَ قَدْرَهُمْ وَأَعْلَى شَأْنَـهُمْ ، لِذَا فَلَا يُـمْكِنُ أَبَدًا أَنْ يَسْتَوِيَ العَالِـمُ وَالـجَاهِلُ .كَمَا قَالَ جَلَّ فِي عُلَاهُ : ((قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِيْنَ يَعْلَمُوْنَ وَالَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَ)) [الزُّمَر : 9]
Dan karena Allah telah memuliakan dan meninggikan derajat mereka, maka tidak mungkin sama sekali orang yang berilmu itu sebanding dengan orang jahil. Sebagaiman yang Allah -jalla fii 'ulaahu- firmankan: "Katakanlah (wahai Muhammad), apakah sama antara orang yang mengetahui sama dengan orang yang tidak mengetahui".

فَقَدْ قَرَنَ اللهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى أَهْلَ العِلْمِ مَعَهَ فِي أَعْظَمِ مَشْهُوْدٌ لَهُ وَهُوَ كَلِمَةُ التَّوْحِيْدِ ، قَالَ تَعَالَى : ((شَهِدَ اللهُ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ وَالـمَلَائِكَةُ وَأُوْلُو العِلْمِ قَائِمًا بِالقِسْطِ)) [آل عِمْرَان : 18]. هَذِهِ مَنْزَلَةُ العُلَمَاءُ وَمَكانَتُهُمْ عِنْدَ اللهِ ، اِسْتَحَقُّوْهَا لِأَنَّـهُمْ قَدْ أَخَذُوا مِيْرَاثَ النُّبُوَّةِ بَـحَظٍّ وَافِرٍ
Allah -subhanahu wa ta'ala- telah menyandingkan ahli ilmu bersama-Nya dalam persaksian yang paling agung, yaitu kalimat tauhid, Dia -ta'ala- berfirman: "Allah menyatakan bahwa tiada sesembahan (yang haq) selain Dia, dengan senantiasa menegakkan keadilan. (juga menyatakan yang demikian itu) para Malaikat dan orang-orang yang berilmu". [QS. Ali Imran : 18]

... أَيُّهَا الـحَفْلُ الكَرِيْـمُ
Hadirin yang mulia...

إِذَا كَانَ العِلْمُ وَالعُلَمَاءُ بِـهَذَا الفَضْلِ وَالشَّرَفِ ، فَحَرِيٌّ بِالعَبْدِ السَّعْيُ وَالـحِرْصُ عَلَى طَلَبِهِ وَتَـحْصِيْلِهِ ، لِيَحْظَى بِـهَذِهِ الـخَيْرِيَّةِ وَلِيَكُوْنَ مِنْ زُمْرَةِ هَؤُلَاءِ الَّذِيْنَ تَسْتَغْفِرُ لَـهُمْ الـمَلَائِكَةُ وَالـحِيْتَانُ فِي البَحْرِ وَحَتَّى النَّمْلَةُ فِي جُحْرِهَا
Jika ilmu dan ulama sedemikian utama dan mulia, seharusnya seorang hamba berusaha dan berjuang gigih untuk menimba dan mendapatkannya, supaya ia dapat meraih kebaikan ini dan termasuk dari golongan yang dimintakan ampunan oleh malaikat, ikan di laut, dan bahkan semut di sarangnya.

إِنَّ الإِنْسَانَ خَلَقَهُ اللهُ لِأَمْرٍ عَظِيْمٍ وَغَايَةِ سَامِيَةٍ وَهُوَ تَـحْقِيْقُ العُبُوْدِيَّةِ وَإِفْرَادُ العِبَادَةِ لَهُ . وَهَذَا الـهَدَفُ لَا يُـمْكِنُ أَنْ يَتَحَقَّقَ إِلَّا عَنْ طَرِيْقِ طَلَبِ العِلْمِ الشَّرْعِيُّ .  إِذْ أَنَّ العِبَادَةَ أَمْرٌ تَوْقِيْفِيٌّ ، لَا تَأْتِي عَنْ هَوَى وِإِنَّـمَا وَحْيٌ مِنَ اللهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى
Sesungguhnya manusia Allah ciptakan untuk perkara yang agung dan tujuan yang mulia, yaitu mewujudkan penghambaan dan memurnikan ibadah kepada-Nya. Dan tujuan ini tidak mungkin terwujud kecuali dengan jalan menuntut ilmu syar'i. Karena ibadah adalah sebuah ketetapan, tidak berdasarkan hawa nafsu, akan tetapi wahyu dari Allah -subhanahu wa ta'ala-.

وَلِـهَذَا كَانَ طَلَبُ العِلْمِ الشَّرْعِي أَمْرًا ضَرُوْرِيًّا ، بَلْ كَانَ وَاجِبًا عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ ، لِيُحَقِّقَ الغَايَةَ الَّتِي مِنْ أَجْلِهَا خُلِقَ . قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : «طَلَبُ العِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ» [رَوَاهُ ابْنُ مَاجَة]
Oleh karenanya menuntut ilmu sya'ri adalah sebuah keharusan, bahkan wajib atas seorang muslim, supaya ia bisa mewujudkan tujuan penciptaannya. Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda: "Menuntut ilmu adalah wajib atas setiap muslim". [HR. Ibnu Majah]

وَمِـمَّا يُشَجِّعُ النَّفْسَ عَلَى طَلَبِ العِلْمِ أَنَّ الفِقْهَ فِي الدِّيْنِ نِعْمَةٌ عَظِيْمَةٌ مِنْ اللهِ وَفَضْلٌ ، وَهُوَ مِنْ عَلَامَةِ إِرَادَةِ اللهِ سُبْحَانَهُ تَعَالَى بِعَبْدِهِ خَيْرًا فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ
Di antara hal yang memotivasi jiwa untuk menuntut ilmu adalah bahwa pemahaman terhadap agama merupakan nikmat yang agung dari Allah dan kemurahan-Nya, dan itu adalah tanda bahwa Allah menginginkan kebaikan terhadap hamba-Nya di dunia dan akhirat.

يَقُوْلُ الـمُصْطَفَى صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : «مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّيْنِ» ]رَوَاهُ البُخَارِي وَمُسْلِمٌ]
Utusan terpilih (yaitu Muhammad) -shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda: "Siapa yang Allah kehendaki baginya kebaikan, Dia akan menjadikannya faham terhadap agama." [HR. Bukhari dan Muslim]

نَفْهَمُ مِنْهَ أَنَّ اللهَ إِذَا أَرَادَ بِعَبْدِهِ خَيْرًا ، فَإِنَّهُ سَيُوَفِّقُهُ لِلْعِلْمِ وَالفِقْهِ فِي الدِّيْنِ ، وَبِذَلِكَ سَيَنَالُ السَّعَادَةَ وَالفَوْزَ وَالفَلَاحِ
Kita memahami bahwa jika Allah mengehendaki kebaikan untuk hamba-Nya, Dia akan memberinya taufiq untuk memiliki ilmu dan pemahaman terhadap agama, dan dengannya ia akan mendapatkan kebahagiaan, kemenangan, dan keberuntungan.

فَيَنْبَغِي لِلْعَبْدِ السَّعْيُ وَالـجِهَادُ فِي أَنْ يَـجْعَلَ نَفْسَهُ فِي مَسْلَكٍ يَلْتَمِسُ فِيْهَ العِلْمَ الشَّرْعِيَّ وَهُوَ الـهُدَى الَّذِي بُعِثَ بِهِ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Maka seyogyanya seorang hamba berusaha dan bersunguh-sungguh untuk menempatkan dirinya pada sebuah jalan yang di sana ia mencari ilmu syar'i, yang mana itu adalah petunjuk yang dibawa oleh Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam-.

وَمَنْ كَانَ هَذَا سَعْيُهُ فَهُوَ فِي خَيْرٍ عَظِيْمٍ وَلْيَحْمَدِ اللهَ عَلَى ذَلِكَ ، وَهَذَا الطَّرِيْقُ الَّذِي يَسْلُكُهُ فَإِنَّهُ سَيُوْصِلُهُ إِلَى الـمُسْتَقَرِّ الأَبَدِيِّ وَهُوَ الـجَنَّةِ
Dan siapa saja yang usahanya seperti ini, maka ia berada dalam kebaikan yang agung, dan hendaklah ia mensyukurinya, dan jalan yang ia tempuh inilah yang akan menghantarkannya ke tempat tinggal abadi, yaitu surga.

وَقَدْ ضَمِنَ الرَّسُوْلُ - صَلَوَاتُ اللهِ وَسَلَامُهُ عَلَيْهِ – عَلَى مَنْ يَسْلُكُ مِثْلَ هَذَا الطَّرِيْق أَنَّهُ سَيُيَسَّرُ لَهُ الوُصُوْلُ وَالدُّخُوْلُ فِيْهَا . قَالَ الـمُصْطَفَى صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : «مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا إِلَى الـجَنَّةَ»
Dan Rasul -shalaawatullahi wa salaamuhu 'alaihi- telah menjamin siapa saja yang menempuh jalan seperti ini, ia akan dimudahkan untuk sampai dan memasukinya. Al-Musthafa -shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda: "Siapa saja yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga".

... أَيُّهَا الـحَفْلُ الكَرِيْـمُ
Hadirin yang mulia...

هَذَا مَا يُـمْكِنُ تَقْدِيْـمُهُ لَكُمْ فِي هَذِهِ العُجَالَةِ ، وَلَكُمْ مِنَّا جَزِيْلُ الشُّكْرِ عَلَى بَالِغِ اهْتِمَامِكُمْ وَحُسْنِ إِصْغَائِكُمْ . وَأُقَدِّمُ لَكُمُ اعْتِذَارِي عَلَى عَدَمَ اسْتِيْفَاءِ الـمَطْلُوْبِ لِأَنِّي صَغِيْرٌ قَلِيْلُ البِضَاعَةِ تُعْرَضُ عَلَيْكُمْ
Ini yang bisa disampaikan kepada hadirin pada waktu yang singkat ini, dari kami untuk hadirin terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala perhatiannya. Dan saya meminta maaf atas penyampaian yang tidak sesuai harapan, karena saya pemula yang sedikit 'barang dagangan' yang bisa ditawarkan kepada hadirin.

فَمَا كَانَ مِنْ صَوَابٍ فَمِنَ اللهِ وَخُذُوْهُ وَاسْتَمْسِكُوْا بِهِ . وَمَا كَانَ مِنْ خَطَأٍ وَمُـخَالَفَةٍ لِلْحَقِّ فَاطْرَحُوْهُ عَرْضَ الـحَائِطِ . هَذَا وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ ، وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ
ِApa yang baik datangnya dari Allah, ambillah dan peganglah kuat-kuat. Dan apa yang salah dan menyelisihi kebenaran, buanglah jauh-jauh. Demikian, semoga Allah mencurahkan shalawat dan salam kepada Muhammad, keluarga, dan sahabatnya. Dan akhir perkataan kami adalah alhamdulillahi rabbil'aalamiin.

. وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْـمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Wassalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Demikian contoh pidato singkat bahasa Arab (666 kata) tentang menuntut ilmu dalam bahasa Arab dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Insyaallah kedepannya saya akan menyajikan tema yang lainnya.

Semoga tulisan ini bermanfaat. Jika ada kesalahan penulisan, mohon saya diingatkan. Sebelumnya saya mohon maaf karena tidak bisa menulis huruf latinnya, terima kasih atas kunjungannya, wa jazaakumullahu khairan.